Religious Escalation Strategies to Strengthen Inmates’ Spiritual Values at the Mesuji Police Correctional Institution

  • Muhamad Ghufron Ro’uf Universitas Ma’arif Lampung, Indonesia
  • Dedi Setiawan Universitas Ma’arif Lampung, Indonesia
  • Suhono Suhono Universitas Ma’arif Lampung, Indonesia
Keywords: Religious Strategy, Inmate Development, Religious Values, Spiritual Escalation, Polres Mesuji

Abstract

This study aims to examine the strategy of religious escalation efforts in enhancing religious values among inmates at the Correctional Facility of Polres Mesuji. The background of this research is based on the importance of religious development as a part of moral and spiritual rehabilitation to help inmates lead better lives after serving their sentences.The research uses a qualitative method with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The informants consist of correctional officers, religious leaders, and inmates who participate in religious development programs. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions in a descriptive manner.The findings show that the religious escalation strategy implemented at the Polres Mesuji correctional facility includes several steps: (1) strengthening routine religious programs such as Qur'anic study sessions, congregational prayers, and Islamic lectures; (2) active involvement of local religious figures as spiritual mentors; (3) personal and religious counseling approaches; and (4) motivation and rewards for inmates who demonstrate positive behavioral changes. This strategy has proven effective in building inmates' spiritual awareness, improving discipline, and reinforcing religious values such as honesty, responsibility, and repentance.This research recommends Enriches the body of knowledge in the fields of criminology, religious psychology, and religious education, particularly in the context of inmate rehabilitation.Offers a new perspective on the escalation of religious effort as a strategy for moral and spiritual development within correctional institutions.

References

Tiara Dwi Yanti (2022)Dalam penelitiannya di Rutan Kelas II B Kabupaten Sidenreng Rappang, Yanti mengidentifikasi faktor penghambat pembinaan keagamaan

Aswi Rosita (2021) Dalam jurnal "Tawadhu", Rosita menyoroti bahwa kurangnya dokumentasi kegiatan dan administrasi yang baik menjadi hambatan dalam pembinaan keagamaan di Lapas Kelas II B Kabupaten Cilacap.

Wulandari, D. A. (2020). Komunikasi Persuasif Da’i dalam Pembinaan Keagamaan Narapidana (Studi pada Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A Bandar Lampung). Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 4(2), 98–110.

Diakses dari: https://journal.walisongo.ac.id/index.php/dakwah/article/view/2704

Hariyanto,KOMUNIKASI PESRSUASIF DA’I DALAM PEMBINAAN KEAGAMAAN NARAPIDANA JURNAL ILMU DAKWAH, Vol. 37, No.2, Juli –Desember2017 ISSN 1693-8054

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset: Memilih di antara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hidayat, R., & Firmansyah, D. (2022).Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Kajian Sosial Keagamaan.Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(2), 113–121.https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jish/article/view/4092

Maulana, A., & Suryani, N. (2021). Pelaksanaan Pembinaan Keagamaan Narapidana di Lapas Kelas IIA Cibinong. Jurnal Pemasyarakatan Indonesia, 7(1), 20–30.

Suryani, N. (2021). Pelaksanaan Pembinaan Keagamaan Narapidana di Lapas Kelas IIA Cibinong. Jurnal Pemasyarakatan Indonesia, 7(1), 20–30.

https://ejournal.kemenkumham.go.id/index.php/jurnalpemasyarakatan/article/view/1589

Maulana, A., & Suryani, N. (2021).Pelaksanaan Pembinaan Keagamaan Narapidana di Lapas KelasIIACibinong.Jurnal Pemasyarakatan Indonesia, 7(1), 20–30.https://ejournal.kemenkumham.go.id/index.php/jurnalpemasyarakatan/article/view/1589

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Kurniawan, H. (2021). Peran Pembinaan Keagamaan dalam Rehabilitasi Narapidana di Lapas Klas IIA. Jurnal Pemasyarakatan Indonesia, 6(2), 87-96.

Rahmawati, (2021). Peran Pembinaan Keagamaan dalam Rehabilitasi Narapidana di Lapas Klas IIA. Jurnal Pemasyarakatan Indonesia, 6(2), 87–96.

, H. Kurniawan (2021). Peran Pembinaan Keagamaan dalam Rehabilitasi Narapidana di Lapas Klas IIA. Jurnal Pemasyarakatan Indonesia, 6(2), 87–96.

Diana novaria. (2021). Peran Pembinaan Keagamaan dalam Rehabilitasi Narapidana di Lapas Klas IIA. Jurnal Pemasyarakatan Indonesia, 6(2), 87–96.

https://ejournal.kemenkumham.go.id/index.php/jurnalpemasyarakatan/article/view/1234

Wibowo (2022). Upaya Meningkatkan Motivasi Narapidana Melalui Pondok Pesantren.

Setya P. (2022). Upaya Meningkatkan Motivasi Narapidana Melalui Pondok Pesantren. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 8704–8713.

Wardani, N., (2022). Upaya Meningkatkan Motivasi Narapidana Melalui Pondok Pesantren (JPDK), 4(6), 8704–8713.

Setya Wardani, N., & Wibowo, P. (2022). Upaya Meningkatkan Motivasi Narapidana Melalui Pondok Pesantren Guna Menekan Angka Residivis pada Lapas Purwodadi. 8704–8713.

https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.8704

Wardani, N. (2022).Upaya Meningkatkan Motivasi Narapidana Residivis pada Lapas Purwodadi.Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 8704–8713.https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.8704

Sutiyono, B. (2020). Pembinaan Keagamaan Narapidana dalam Perspektif Pemasyarakatan. Jurnal Reformasi Hukum, 12(1), 45-55.

Syahfitri, K., (2022). Pengaruh Religiusitas Terhadap Kesehatan Mental Narapidana. Jurnal Komunikasi Hukum, 9(1), 1–8.

Jarodi, O. (2022). Pengaruh Religiusitas Terhadap Kesehatan Mental Narapidana Tindak Pidana Umum di Lapas Kelas I Bandar Lampung. Jurnal Komunikasi Hukum, 9(1), 1–8.

Syahfitri, K., & Jarodi, O. (2022).Pengaruh Religiusitas Terhadap Kesehatan Mental Narapidana Tindak Pidana Umum di Lapas Kelas I Bandar Lampung.Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 9(1), 1–8.https://doi.org/10.23887/jkh.v9i1.53883

Syamsuddin, M. (2020). Spiritualitas sebagai Pendekatan Rehabilitasi Narapidana. Jurnal Dakwah dan Pembangunan Sosial, 5(1), 33-40.

Wahyuni, E. (2019). Pendekatan Humanistik dalam Pembinaan Narapidana. Jurnal Psikologi Sosial, 8(1), 55-66.

Wardani, S., & Subarkah, M. Z. (2022).Pengaruh Religiusitas Terhadap Tingkat Stres Narapidana Rutan Kelas I Surakarta.Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 8528–8542.https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9708

Wiranu, R. E., & Butarbutar, H. F. (2021). Transformasi Religius Narapidana Melalui Pembinaan Kerohanian Islam. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(1), 1–10.

Butarbutar, H. F. (2021).Transformasi Religius Narapidana Melalui Pembinaan Kerohanian Islam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu.Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(1), 10.https://doi.org/10.23887/jpku.v10i1.42689

Putra, R. Y., & Susanto, H. (2022). Transformasi Religius Narapidana melalui Pembinaan Kerohanian Islam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 7(3), 233–245.

Diakses dari: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/jjpp/article/view/42689

Published
2026-04-14
How to Cite
[1]
M. G. Ro’uf, D. Setiawan, and S. Suhono, “Religious Escalation Strategies to Strengthen Inmates’ Spiritual Values at the Mesuji Police Correctional Institution”, IJoASER, vol. 8, no. 3, pp. 27-34, Apr. 2026.