Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pemenuhan Kewajiban Memberi Nafkah Keluarga : Studi pada Sandwich Generation di Kecamatan Kebun Tebu
Abstract
Fenomena sandwich generation merujuk pada seseorang yang sekaligus menanggung kebutuhan finansial orang tua dan anak-anaknya. Situasi ini menimbulkan berbagai masalah, terutama dalam memenuhi kewajiban memberi nafkah, yang merupakan tanggung jawab utama dalam keluarga menurut hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemenuhan kewajiban memberi nafkah keluarga pada sandwich generation di Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, serta mengetahui pandangan hukum Islam terhadap pelaksanaan memberi nafkah keluarga pada sandwich generation di Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemenuhan nafkah oleh generasi sandwich di Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, umumnya dilakukan melalui pengelolaan keuangan rumah tangga yang terencana. Mereka biasanya memulai dengan mencatat secara rinci kebutuhan dan keperluan rumah tangga seperti kebutuhan pendidikan anak, kebutuhan ekonomi, kebutuhan orang tua, kebutuhan sehari-hari, serta kebutuhan lainnya. Dalam perspektif hukum Islam, pemenuhan kewajiban memberi nafkah oleh sandwich generation merupakan tanggung jawab utama yang tidak boleh ditinggalkan, terutama kepada anak dan istri. Kewajiban memberi nafkah diprioritaskan sesuai dengan kemampuan dan tidak boleh dibebankan di luar batas kesanggupan, serta merupakan sebuah ibadah. Islam memandang bahwa persoalan nafkah sandwich generation bersifat proporsional dengan mempertimbangkan prioritas, keadilan, dan kemampuan individu.
Copyright (c) 2025 Agahsih Salsabila Rizki, Mohammad Yasir Fauzi, Dharmayani Dharmayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

