Analisis Problematika Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Adat Kajang dengan PT. Lonsum: Tinjauan Hak Asasi Manusia dan Hukum Islam

  • Muhammad Ikbal Ali Universitas Graha Edukasi Makassar, Indonesia
  • Muhammad Rusli Universitas Muslim Indonesia, Indonesia
  • Amelia Ramadani Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka, Indonesia
  • Jumardi Jumardi Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia, Indonesia
  • Try Sa’adurrahman HM Kafrawi STAI DDI Makassar, Indonesia
Keywords: Sengketa Tanah Ulayat, Hak Asasi Manusia, Hukum Islam, Masyarakat Adat Kajang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika sengketa tanah ulayat masyarakat adat Kajang dengan PT. LONSUM ditinjau dari perspektif hak asasi manusia dan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris melalui penelitian lapangan di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, studi kepustakaan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengketa tanah ulayat ini mencerminkan kegagalan negara dalam menjalankan kewajiban perlindungan hak masyarakat adat, ditandai dengan lemahnya penegakan hukum, penggunaan pendekatan represif, serta tidak terpenuhinya keadilan substantif. Ditinjau dari perspektif hak asasi manusia, sengketa tanah ulayat ini menunjukkan adanya pelanggaran HAM yang serius dan berkelanjutan. Peristiwa kekerasan dalam konflik ini, termasuk penembakan terhadap masyarakat adat, merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang fundamental dan mencerminkan masih digunakannya pendekatan represif serta militeristik dalam penyelesaian konflik agraria.  Sementara dalam perspektif hukum Islam, penguasaan tanah ulayat yang merugikan masyarakat adat bertentangan dengan prinsip keadilan, kemaslahatan, dan maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya perlindungan jiwa dan harta. Oleh karena itu, penyelesaian sengketa tanah ulayat ini menuntut adanya pendekatan yang berkeadilan, berbasis hak asasi manusia, serta selaras dengan nilai-nilai hukum Islam guna mewujudkan kemaslahatan bersama dan perlindungan hak masyarakat adat.

References

Alham, R. D. P., Wijayanti, W., Jannah, M., Nurdin, R., & Zulfiani. (2021). Persepsi Masyarakat Terhadap Konflik Lonsum di Kabupaten Bulukumba. VOX POPULI, 4(1), 27–38 https://doi.org/https://doi.org/10.24252/vp.v4i1.21812

Alviolita, F. P. (2022). ERLINDUNGAN HAK MASYARAKAT HUKUM ADAT TERHADAP PERBUATAN KRIMINALISASI DALAM MEMPERTAHANKAN TANAH ULAYAT. Juris Humanity : Jurnal Juris Riset Dan Kajian Hukum HAM, 1(1), 69–77. https://doi.org/https://doi.org/10.37631/jrkhm.v1i1.2

ANGGRAENI, N., & BRATA, T. A. (2025). P PERLINDUNGAN WARGA SIPIL BERORIENTASI HUMANISMESEBAGAI KEPENTINGAN MILITER: HUMANISM ORIENTED CIVILIAN PROTECTION AS A MILITARY INTEREST. DE JURE Critical Laws Journal, 6(1), 32–58. https://doi.org/https://doi.org/10.48171/dejure.v6i1.75

Cahyaningrum, D. (2022). Hak Pengelolaan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat untuk Kepentingan Investasi. NEGARA HUKUM: Membangun Hukum Untuk Keadilan Dan Kesejahteraan, 13(1), 21–39. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22212/jnh.v13i1.2970

Dongoran, M. (2023). Sadd al-dharī’ah dan Fath al-dharī’ah dalam Kompilasi Hukum Islam Tahun 1991. Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Fadhil, M. (2022). Hak Asasi Manusia Dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Analisis Tafsīr Al-Marāghī). Institut PTIQ Jakarta.

Hamid, A. R., & Suryana, A. (2024). Dinamika Konversi Hak Atas Tanah Ulayat ( Studi Kasus Tanah Ulayat di Bali ). Jurnal Kolaboratif Sains, 7(12), 4739–4750. https://doi.org/10.56338/jks.v7i12.6527

Harun, N. (2021). Keadilan dalam perspektif hukum islam. I’TISHAM : Journal of Islamic Law and Economics, 1(2), 156–166. https://journal.iain-manado.ac.id/index.php/itisham/article/view/1782

Herianto, D. D. (2008). Analisis Dayasaing Industri CPO Indonesia di Pasar Internasional. Program Sarjana Ekstensi Manajemen Agribisnis. Fakultas Pertanian. Institut ….

Ista, A. (2023). Dampak Covid-19 Pada Perbankan Syariah Terhadap Pemulihan Ekonomi Dalam Tinjuauan Maslahah. Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 4(2), 496–505. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/shautuna/article/view/41012

Ista, A., Muchlis, S., & Wahab, A. (2024). Consumer Behavior Assolo ’ Pada Acara Pernikahan Suku Kajang Dalam Perspektif Maslahah. Business and Investment Review (BIREV), 2(2), 21–28. https://doi.org/https://doi.org/10.61292/birev.102

ISTA, A., YUSUF, M., & TANG, M. (2024). Je’Ne Ta’Luka Sumbayang Tang Tappu Masyarakat Suku Kajang Ditinjau Dari Nilai Pendidikan Islam Multikultural. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(3), 221–229. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i3.3007

Jajuli, M. S. (2015). Kepastian Hukum Gadai Tanah dalam Islam. Deepublish.

Maulana, M., Kakoe, S., Puwa, S. I., Sarjono, A., & Piyo, S. (2025). KEDUDUKAN SELF-DETERMINATION DALAM KONTEKS OTONOMI DAN PENGAKUAN IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT ADAT DI INDONESIA. Jurnal Hukum Bisnis (J-Kumbis), 3(1), 53–70. https://doi.org/https://doi.org/10.37606/j-kumbis.v3i1.286

Mubarok, A., Alviana, A., Marselina, F. P., Febriansyah, M. A. B., Shabrina, S., & Gayatri, T. I. (2024). Perlindungan Hak Atas Tanah Masyarakat Adat di Era Otonomi Daerah: Tantangan dan Peluang. Almufi Jurnal Sosial Dan Humaniora (ASH), 1(2), 69–77.

Munandar, M. A. (2019). Pohon Impian Masyarakat Hukum Adat: Dari Substansi Menuju Koherensi. Uwais Inspirasi Indonesia.

Muur, W. van der, Bedner, A., & Socarana, B. (2015). PROSES PENGAKUAN HUKUM MASYARAKAT ADAT AMMATOA KAJANG : JALAN PANJANG DAN BERLIKU.

Noor, R. S. (2023). Paralegal Sebagai Upaya Internalisasi Pendidikan Hak Asasi Manusia Bagi Masyarakat Adat Di Indonesia. In Konferensi Nasional Pendidikan HAM 2023.

Pradana, M. I. A., & Umam, K. (2025). EPISTIMOLOGI KEPEMILIKAN DALAM EKONOMI ISLAM DAN KAPITALIS. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam (JEBI), 5(1), 84–100. https://doi.org/https://doi.org/10.56013/jebi.v5i1.3559

Putri, M. A. K., Murtikusuma, R. P., Setiawan, Y., Hidayat, M., & Maulidi. (2025). KONFLIK AGRARIA DAN KETIMPANGAN PENGUASAAN LAHAN: KAJIAN YURIDIS TERHADAP TANGGUNG JAWAB NEGARA DALAM MENJAMIN HAK KONSTITUSIONAL WARGA NEGARA ATAS TANAH. YURISDIKSI : Jurnal Ilmu Hukum Dan

Humaniora, 1(1), 10–19. https://www.jurnalp4i.com/index.php/yurisdiksi/article/view/5113

Rudianto, Ista, A., & Nurhikmah. (2023). Implementasi Hukum Adat tentang Perkawinan Beda Kasta dalam Perspektif Hukum Positif. Jurnal Tana Mana, 4(2), 313–321. https://doi.org/https://doi.org/10.33648/jtm.v4i2.463

Rudianto, Nurhikmah, Ista, A., Rauf, A., Asran, & Hardin. (2024). Realitas Demokrasi di Masyarakat Adat Ammatoa: Kajian Hak Asasi Manusia (HAM) dan Konstitusi Dalam Proses Pemilihan Kepala Desa (Analisis Peran Ata Dan Puang). Jurnal de Facto, 11(1), 66–76. https://doi.org/https://doi.org/10.36277/jurnaldefacto.v11i1.226

Sari, R. A. D. P. (2023). Perlindungan dan Kesejahteraan Masyarakat Adat dalam Memenuhi Hak-Haknya Berdasarkan Pasal 18B UUD 1945. Jurnal Hukum Dan HAM Wara Sains, 02(11), 1006–1016.

Setiaboma, A. J. (2025). PERANAN HUKUM ADAT DALAM MENENTUKAN HAK KEPEMILIKAN ATAS TANAH ADAT Aldo Julio Setiaboma Email: CAUSA: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(1), 1–8. https://doi.org/doi.org/10.3783/causa.v2i9.2461

Suyadi, Y., Vania, D., Kendra, Y., & Rafsanzi, R. (2023). Pengelolaan Tanah oleh Badan Bank Tanah Demi Kesejahteraan Masyarakat dalam Perspektif Islam. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, 4(2), 228–243. https://doi.org/https://doi.org/10.51675/jaksya.v4i2.542

Widiyoko, S. (2026). HUKUM TANAH ADAT DAN PEWARISAN PEDOMAN BAGI AKADEMISI, PRAKTISI, DAN APARAT DESA. Global Kreatif Media.

Yuliani, N. (n.d.). Analisis Hukum terhadap tuntutan Masyarakat atas Tanah yang dikuasai oleh PT. London Sumatera di Desa Bonto Mangiring Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba. In Universitas Negeri Makassar.

Published
2025-12-31