Pengaruh Tren Marriage is Scary terhadap Pemahaman Maqashid Syariah pada Generasi Z

  • Asyfa Raudatun Alfina Universitats Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Eko Hidayat Universitats Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Idrus Alghiffary Universitats Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
Keywords: Marriage is Scary, Generasi Z, Maqashid Syariah, Pernikahan, Persepsi Pernikahan

Abstract

Fenomena tren Marriage is Scary yang berkembang di media sosial semakin mempengaruhi cara pandang generasi muda terhadap pernikahan. Narasi mengenai ketakutan terhadap pernikahan sering kali dikaitkan dengan berbagai faktor seperti konflik rumah tangga, perceraian, maupun ketidaksiapan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tren Marriage is Scary terhadap pemahaman Maqashid Syariah pada generasi Z. Penelitian ini menggunakan pengekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden dari kalangan generasi Z. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel tren Marriage is Scary sebagai variabel independen dan Maqashid Syariah sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren Marriage is Scary memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman Maqashid Syariah pada generasi Z dengan nilai signifikansi sebesar 0,002. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,143 menunjukkan bahwa tren Marriage is Scary memberikan kontribusi sebesar 14,3% terhadap variasi pemahaman Maqashid Syariah pada generasi Z. Penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena sosial yang berkembang di masyarakat dapat mempengaruhi cara generasi muda memahami tujuan pernikahan dalam perspektif Islam. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memperkuat pemahaman generasi Z mengenai tujuan pernikahan berdasarkan nilai-nilai Maqashid Syariah.

References

Alimuddin, A., & Basri, R. (2024). Tinjauan Maqāṣid Syari’Ah Terhadap Perjanjian Perkawinan Sebagai Jaminan Keluarga Bahagia. Hukamaa, 2(1), 41.

Aulia, N., Safitri, D., & Sujarwo. (2025). Fenomena Marriage is Scary dalam Konten TikTok terhadap Persepsi Generasi Z tentang Pernikahan. Jurnal Ilmu Hukum, 2(3), 124–131. https://doi.org/10.62017/syariah

Badan Pusat Statistik. (2025). Nikah dan Cerai Menurut Provinsi.

Faqih, Y. A. (2025). PENGARUH TREN MARRIAGE IS SCARY DI MEDIA SOSIAL TERHADAP SIKAP MENIKAH MAHASISWA: PERSPEKTIF TEORI KULTIVASI GEORGE GERBNER DAN MAQASHID SYARI’AH AL –SYATIBI (Studi Mahasiswa Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri) [UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI]. https://etheses.iainkediri.ac.id/20195/2/23507028_Bab1.pdf

Fauzi, A., Syidiqi, T. I. A., Alyanita, P., & Haris, Y. S. (2025). Rekonstruksi Hukum Keluarga Islam Dalam Perspektif Maqasid Al-Syari’Ah Upaya Preventif Pernikahan Dini Di Indonesia. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(4), 455–474. https://doi.org/10.46773/usrah.v6i4.2528

Hidayati, L. N., & Hermawan, S. (2026). Analisis Persepsi Perempuan Gen Z Terhadap Tren “Marriage Is Scary” Dalam Perspektif Maqasid Syariah (Studi Kasus Mahasiswi Uin Raden Mas Said Surakarta). USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(1), 120–134. https://jurnal.staim-probolinggo.ac.id/index.php/USRAH/article/view/2846

Indra, G. L., Al Arif, M. Y., & Zaelani, A. Q. (2023). The Ideal Age for Marriage in The Compilation of Islamic Law (KHI) and Psychology. Al-’Adalah, 20(1), 1–18. https://doi.org/10.24042/adalah.v20i1.11598

Ja’far, K. (2022). Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia. In Arjasa Pratama. Arjasa Pratama.

Khusaini, M., Prasetyo, B., & Ali, Z. Z. (2024). Fenomena Hidup Membujang dan Relevansinya dengan Hukum Islam. El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law, 4(2), 104. https://doi.org/10.24042/el-izdiwaj.v4i2.19233

Li, S. (2023). The impact of social media on the happiness of Chinese college students. BCP Education & Psychology, 10(6), 132–138. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e28331

Mariska, R. N., & Sumardjijati, S. (2025). Pengaruh Terpaan Konten “Marriage Is Scary” terhadap Sikap Generasi Z Mengenai Pernikahan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 9648–9652. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.8961

Maulana, A. (2022). Analisis Validtas, Reliabilitas, dan Kelayakan Instrumen Penilaian Rasa Percaya Diri Siswa. Jurnal Kualita Pendidikan, 3(3), 133–139. https://doi.org/10.51651/jkp.v3i3.331

Miswanto. (2025). Marriage Is Scary Perspektif Maqashid Al Syariah. YUSTISI: Jurnal Hukum Dan Hukum Islam, 12(2), 237.

Nasri, W. O. L. A., & Oktavia, M. (2025). “Marriage is Scary”dan Kesiapan Nikah Generasi Z: Urgensi Konseling Pra Nikah. Teraputik: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9. https://journal.unindra.ac.id/index.php/teraputik/article/view/3895/pdf

Olviyani, G., Pramitha Sari, I., Ys, R. F., Devito, D., & M.Putra, V. P. (2025). Fenomena Marriage is Scary di Kalangan Generasi Z : Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia. Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Peradilan Islam, 6(2), 141–157. https://doi.org/10.15575/as.v10i2.48333

Putri, S. A. (2022). Fenomena Menunda Pernikahan Pada Perempuan. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/63158

Rahmawati, D. (2025). Konstruksi Makna Pernikahan pada Kalangan Muslim Gen Z di Media Sosial: Studi Kasus Penonton Konten “Marriage is Scary” di TikTok. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 9(1), 82–94. https://doi.org/10.30743/mkd.v9i1.10405

Ratna Sari, S. J. (2025). TREND MARRIAGE IS SCARY PADA GENERASI Z ERA MODERN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Pada Kota Bandar Lampung). Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Riska Herliana, & Khasanah Nur. (2023). Faktor Yang Memengaruhi Fenomena Menunda Pernikahan Pada Generasi Z. Indonesian Health Issue, 2(1), 48–53. https://www.researchgate.net/publication/370742667_Faktor_Yang_Memengaruhi_Fenomena_Menunda_Pernikahan_Pada_Generasi_Z

Tirta, K. D., & Arifin, S. N. (2025). Studi Fenomenologi: Marriage is Scary pada Generasi Z. Journal.Unindra.Ac.Id, 8. https://journal.unindra.ac.id/index.php/teraputik/article/view/3675/pdf

Usmi, R. S., Suryani, T. A., Maharani, R., Erniati, E., Sari, P. C. W., Vania, P. J., Amalia, R., Putri, G. A., Norantika, D., & Isra, A. (2025). Faktor Penyebab Wanita Menunda Pernikahan di Indonesia. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora, 6(1), 18–26. https://doi.org/10.33650/trilogi.v6i1.10061

Waruwu, M., Pu’at, S. N., Utami, P. R., Yanti, E., & Rusydiana, M. (2025). Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10. https://jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/3057/1692

Zaelani, A. Q., Issusanto, I., & Hanif, A. (2021). Konsep Keluarga Sakīnah Dalam Alquran. El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law, 2(2), 36–60. https://doi.org/10.24042/el-izdiwaj.v2i2.10897

Published
2026-04-04