Tinjauan Hukum Islam terhadap Praktik Fintech Lending di Indonesia : Studi atas Riba, Gharar Dan Maysir

  • Nurhildawati Nurhildawati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • Sukmawati Markun Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • Mukhtar Lutfi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
Keywords: Fintech Lending, Hukum Islam, Riba, Gharar, Maysir

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik fintech lending di Indonesia berdasarkan perspektif hukum Islam dengan fokus pada unsur riba, gharar, dan maysir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari literatur fikih klasik, buku, jurnal ilmiah, regulasi terkait fintech, serta berbagai referensi yang relevan dengan ekonomi syariah. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dan normatif untuk menilai kesesuaian praktik fintech lending dengan prinsip-prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik fintech lending berpotensi mengandung unsur riba melalui penerapan bunga, biaya layanan, dan denda keterlambatan yang dibebankan kepada peminjam. Unsur gharar ditemukan dalam bentuk ketidakjelasan akad, kurangnya transparansi informasi, mekanisme penentuan biaya, serta perlindungan data pribadi pengguna. Sementara itu, unsur maysir terlihat pada adanya ketidakpastian hasil, distribusi risiko yang tidak seimbang, dan kecenderungan spekulatif dalam beberapa model pembiayaan digital. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian praktik fintech lending di Indonesia belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip keadilan, keterbukaan, dan keseimbangan yang menjadi dasar hukum ekonomi Islam. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model fintech lending yang berbasis syariah melalui penggunaan akad yang sesuai, peningkatan transparansi, serta penguatan regulasi dan pengawasan guna mewujudkan sistem pembiayaan digital yang adil, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan.

References

Ahmad Fauzan. (2024). Analisis Risiko Pinjaman Online. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 7(1), 66–68.

Ahmed, H. (2023). Financial Innovation and Islamic Finance. Journal of Islamic Economics and Finance (JUREKSI), 12(2), 134–136.

Aldaufa, A. F., & Naza, M. A. (2025). INTEGRASI KEADILAN KONTRAKTUAL DAN PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM PERJANJIAN PERJANJIAN FINTECH PEER TO PEER LENDING. El-Dusturie: Jurnal Hukum Dan Perundang-Undangan,4(2),194–210. https://doi.org/https://doi.org/10.21154/eldusturie.v4i2.12287

Andayani, K. D. (2025). Analisis Yuridis terhadap Pengaturan Perlindungan Data Pribadi dalam Layanan Fintech Peer-To-Peer Lending. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 2(5).

Antonio, M. S. (2019). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Gema Insani.

Arif, E. S. dan M. N. R. Al. (2022). Fintech Syariah: Teori dan Praktik. Rajawali Press. Ariza, F. N., Fitriady, A. Z., Husna, R., Uzda, N. A., Siregar, I. R., Huda, F. H., &

Sipayung, A. A. (2025). Etika Ekonomi Islam dalam Larangan Riba Berdasarkan Surah Al-Baqarah: 275-279. JURNAL MUDABBIR (Journal Research and Education Studies), 5(2), 3947–3962. https://doi.org/https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2116

Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan (Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir). Penerbit K-Media.

Atika, A. R., Abubakar, A., & Basri, H. (2023). Pandangan Al-Qur’an Terhadap Bentuk Transaksi Maysir, Gharar & Riba di Indonesia. Economics and Digital Business Review, 4(1), 422–434.

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. International Institute of Islamic Thought.

Aziz, Teguh, A., Yasin, Hizqiel, N., & Marlina, L. (2025). Etika Bisnis Dalam Pinjaman Online: Analisis Riba Pada Fintech Akulaku Di Kalangan Mahasiswa. UQUDUNA: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 3(01), 1–16. https://journal.stai-almujtama.ac.id/index.php/al-uqudana/article/view/152 Bagas, A., Hapsari, T., Diastuti, L.,

Faizahra, N., & Dandi, M. (2026). Analisis Praktik Paylater Pada Transaksi E-Commerce Berdasarkan Prinsip Larangan Riba Dalam Hukum Ekonomi Syariah. Jurnal Bevinding Universitas Islam Batik Surakarta, 03(01),29–46.https://journal.uniba.ac.id/index.php/JB/article/view/1530

Dwi Prasetyo. (2024). Etika Penagihan dalam Fintech Lending Perspektif Hukum Islam. Al-Amwal, 15(1), 88–90.

Fais, K. (2021). Perlindungan Hukum Bagi Pengguna Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi. Al’ Adl: Jurnal Hukuum, 13(1), 70–90. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.31602/al-adl.v13i1.3939

Ghofur, R. A. (2010). AKIBAT HUKUM DAN TERMINASI AKAD DALAM FIQH MUAMALAH. ASAS, 2(2), 1–14.

Hasanudin, J. M. dan. (2018). Fikih Mu’amalah Maliyyah: Akad Tabarru’. Simbiosa Rekatama Media.

Heykal, M. (2022). Tuntunan dan Aplikasi Investasi Syariah. Elex Media Komputindo.

Hilman, I. (2022). Fintech Syariah: Teori dan Implementasi. Pustaka setia. Husni, Y. P. dan A. (2021). Fintech dan Bank Syariah: Teori dan Praktik.

Ikmal, M. F., Sakinah, N., Jannah, F. N., & Mawaddah, N. N. (2026). Fintech Syariah Dalam Ekonomi Digital Islam : Inovasi , Regulasi , dan Implementasi. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 3(3), 182–196. https://doi.org/https://doi.org/10.62421/jibema.v3i3.189

Ipandang, & Andi, A. (2020). Konsep Riba dalam Fiqih dan Al-Qur’an: Studi Komparasi. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum Dan Pendidikan, 19(2), 1080–1090. https://doi.org/https://doi.org/10.30863/ekspose.v19i2.1143

Ismatul Aula, Ananda Rizki Aulia, Rina Widayanti, Tiara Nahda Wati, & Muhammad Iqbal Sanjaya. (2025). Implementasi Upaya Penghindaran Gharar dalam Transaksi Pasar Uang Syariah. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan, 2(2), 26–33. https://doi.org/10.69714/5sck0449

Ista, A., Marunta, R. A., Taqiyuddin, A. M., Yakub, & Ista, N. A. (2024). Riba, Gharar, dan Maysir dalam Sistem Ekonomi. Jurnal Tana Mana, 4(3), 315–330. https://doi.org/https://doi.org/10.33648/jtm.v5i3.708

Kementrian Agama, R. I. (2020). Al-Qur’an dan Terjemahannya. (Edisi terb). Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Kemenag RI.

Keuangan, O. J. (2023). Statistik Fintech Lending Indonesia 2023. OJK.

Kharisma, Y. T. M. dan D. B. (2021). Fintech Syariah: Pengaturan, Pengawasan dan Problematika Hukumnya di Indonesia. Inara Publisher.

Latifah, L. (2025). Regulatory and Ethical Duality in Indonesia’s Fintech P2P Lending: Conventional vs. Sharia Models from an Islamic Economics Perspective. Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance, 5(1).

Madali, E., & Fazri, M. (2024). Regulasi Transaksi Finance Technology Dalam Hukum Positif Dan Hukum Islam. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING: Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik (JMIA), 1(3), 905–918. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jmia.v1i3.4626

Mardani. (2016). Fiqh Ekonomi Syariah: Fiqh Muamalah. Kencana.

Masyita, D. (2024). Risk and Return in Islamic Financial Technology. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 19(1), 55–57.

Muljohadi, R. A. (2025). Mengungkap Rahasia Cryptocurrency: Perspektif Hukum Pidana Islam dalam Menanggulangi Kejahatan Ekonomi Digital. PT. SAMUDRA SOLUSI PROFESIONAL.

Nalurita, F., Judijanto, L., Hariyono, H., Tampubolon, L. P. D., Risman, A., Irmadiani,

N. D., Nunu, A. A. R., Chandra, K., & Wahyudi, F. (2026). Financial Technology (FinTech). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ningrum, R. S. D. dan M. L. (2025). Pelanggaran Etika Bisnis Fintech Lending Ilegal terhadap Debitur. Ilmu Dan Budaya, 43(1), 85098.

Onasis, K., & Robin. (2016). PENGARUH TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN YANG

TERDAFTAR DI BEI. BINA EKONOMI: Jurnal Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan, 20(1), 1–22. https://doi.org/https://doi.org/10.26593/be.v20i1.1893.1-22

Putra, K. S. W. (2024). Kedudukan Para Pihak Dalam Aktivitas Fintech Peer to Peer Lending di Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 7(1), 60–69. https://doi.org/10.38043/jah.v7i1.5121

Rahman, A., & Nahei, N. (2025). Prinsip-Prinsip Keadilan dalam Penetapan Harga Perspektif Islam. Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Keluarga Islam, 5(2), 124–134. https://doi.org/10.35316/alhukmi.v5i2.6776

Rahmawati, L. (2024). Transparansi Akad dalam Fintech Syariah. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 17(1), 75–77.

Rozalinda. (2019). Fikih Ekonomi Syariah. Rajawali Press.

Salamah, C. U., & Syahidin. (2026). Analisis Konsep Bunga dalam Matematika dan Kaitannya dengan Praktik Riba dalam Ekonomi Islam. JIEI (Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam), 12(2), 244–251. https://doi.org/https://doi.org/10.29040/jiei.v12i2.19433

Sari, I. N., & Ledista, L. (2022). GHARAR DAN MAYSIR DALAM TRANSAKSI

EKONOMI ISLAM. IZDIHAR: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(2), 22–40. https://doi.org/https://doi.org/10.32764/izdihar.v2i2.2610

Sarpini. (2025). The Transformation of Islamic Economics in The Digital Era: An Analysis of Islamic Fintech and Financial Inclusion in Indonesia. Ijtimā’iyya Journal of Muslim Society Research, 10(1), 1–20.

Serfiyani, I. H. dan C. Y. (2021). Perlindungan Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bisnis Fintech di Indonesia. Gramedia Pustaka Utama.

Sitompul, M. G. (2018). Urgensi Legalitas Financial Technology (Fintech): Peer to Peer (P2P) Lending di Indonesia. Jurnal Yuridis Unaja, 1(2), 68–79.

Umar, A. R. M. (2023). Fintech dan Tantangan Ekonomi Syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 13(2), 120–122.

Usman, R. (2021). Aspek Hukum Perbankan Syariah di Indonesia. Sinar Grafika. Usmani, T. (2002). An Introduction to Islamic Finance. Maktaba Ma’ariful Qur’an. Wardana, H. K. dan A. (2024). Hukum Syariah atas Riba dan Gharar Ditinjau dari Sudut Pandang Transaksi Ekonomi dalam Islam. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(4), 14361–14364.

Published
2026-08-30