Syariat Islam dalam Konteks Negara Modern Indonesia
Abstract
Upaya penerapan syariat Islam dengan keinginan menjadikan Islam sebagai ideologi negara telah lama di lakukan, namun hingga kini tak kunjung berhasil. Kegagalan itu lebih disebabkan karena model relasi Islam dan negara yang diperjuangkan tidak lagi relevan dengan bentuk negara modern. Penelitian ini bertujuan untuk mencari format ideal dalam upaya penerapan syariat Islam dalam bingkai negara modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan melakukan studi pada literatur-literatur yang relevan dengan tema yang dibahas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam konteks negara modern Indonesia, teradapat tiga orientasi penerapan syariat Islam, yaitu Islam sebagai ideologi, Islam sebagai etika-moral dan model jalan tengah dimana syariat Islam yang berdimensi privat diberlakukan secara formal sementara untuk bagian lain dari syariat Islam hanya dijadikan sebagai sumber etika moral. Orientasi ini lebih realistis karena di satu sisi dapat menerima demokrasi dan pluralitas, dan di sisi lain masih memiliki idealisme untuk menjadikan Islam sebagai pedoman hidup.
References
Abdillah, M. (2005). Wacana Formalisasi Syariat Islam. Dalam Formalisasi Syariat Islam di Indonesia. Renaisance.
Abdillah, M. (2013). Hubungan Agama dan Negara Dalam Konteks Modernisasi Politik Di Era Reformasi. Ahkam, XIII.
al-Munawar, S. A. H. (2005). Islam dalam Konteks Keindonesiaan. Dalam Formalisasi Syariat Islam di Indonesia, Pergulatan yang tak Pernah Tuntas. Renaisane.
Amal, T. A., & Panggabean, S. R. (2004). Politik Syariat Islam: Dari Indonesia hingga Nigeria. Pustaka Alabet.
Anshori, A. G., & Harahap, Y. (2008). Hukum Islam Dinamika dan Perkembangannya di Indonesia, (1 ed.). Kreasi Total Media.
Ashidiqqie, J. (2005). Konstitusi & Konstitusionalisme Indonesia. Konstitusi Press.
Asshiddiqie, J. (2000). Hukum Islam dan Reformasi Hukum Nasional (Makalah Seminar Penelitian Hukum tentang Eksistensi Hukum Islam dalam Reformasi Sistem Hukum Nasional).
Asymawi, M. S. (2012). Nalar Kritis Syari’ah. LKis.
Azizy, A. Q. (2002). Ekletisme Hukum Nasional, Kompetisi Antara Hukum Islam dan Hukum Nasional. Gama Media.
Azra, A. (2000). Islam substantif. Bandung: Mizan.
Azra, A. (2012). Revitalissi Islam Politik dan Islam Kultural di Indonesia. Indo-Islamika, 1.
Effendy, B. (1998). Islam dan Negara; Transformasi Pemikiran dan Praktik Politik Islam di Indonesia (1 ed.). Paramadina.
Fauzan, P. I., & Fata, A. K. (2018). Model Penerapan Syari’ah dalam Negara Modern: Studi Kasus Arab Saudi, Iran, Turki dan Indonesia. XII.
Hallq, W. B. (2009). An Introduction to Islamic Law. Cambridge University Perss.
Hutabarat, R. (2005). Kedudukan hukum Islam dalam konstitusi-konstitusi Indonesia dan peranannya dalam pembinaan hukum nasional. Pusat Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia.
Junaidi. (2009). Positivisasi Hukum Islam dalam Prespektif Pembangunan HukumNasional Indonesia di Era Reformasi. Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Lewis, B. (1991). Islam and The West. The Oxford University Press.
Lufaeli. (t.t.). Model Negar dalam Islam: Tinjauan Tafsir Maqsidi. Ushuluna, 05, 155.
Maarif, A. S. (1996a). Islam dan Politik, Teori Belah Bambu Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965) (1 ed.). Gema Insani Press.
Maarif, A. S. (1996b). Islam dan Politik, Teori Belah Bambu Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965). Gema Insani Press.
Mahendra, Y. I. (1996). Dinamika Tata Negara Indonesia: Kompilasi Aktual Masalah Konstitusi Dewan Perwakilan Rakyat dan Sistem Kepartaian. Gema Insani Press.
Mulkhan, A. M. (1989). Perubahan Perilaku Politik dan Polarisasi Umat Islam 1965-1987 dalam Perspektif Sosiologis (1 ed.). Rajawali.
Pasang Surut Penerapan Syariah Islamiyah. (2005). Dalam Formalisasi Syariat Islam di Indonesia. Renaisance.
Rosyadi, A. R., & Ahmad, H. M. R. (2006). Formalisasi Syariat Islam dalam Perspektif Tata Hukum Indonesia. Ghalia Indonesia.
Rumadi. (t.t.). Perda Syariat Islam: Jalan Lain Menuju Negara Islam. Taswirul Afkar.
Sadzali, M. (2001). Islam dan Tata Negara. UI Press.
Said, I. G. (2005). Piagam Madinah dan Konstitusi Indonesia (Antara Idealisasi Syariat Islam dan Lokalitas Sosio-Kultural Masyarakat Indonesia. Dalam Formalisasi Syariat Islam di Indonesia, Sebuah Pergulatan yang Tak Pernah Tuntas. Renaisance.
Santoso, T. (2003). Membumikan Hukum Pidana Islam: Penegakan Syariat dalam Wacana dan Agenda. Gema Insani Press.
Siregar, B. (2001). Tindak Pidana Kesusilaan dalam Prespektif Hukum Pidana Islam dan Barat. Dalam Pidana Islam di Indonesia: Peluang, Prospek dan Tantangan. Pustaka Firdaus.
Sugono, D. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Depnas.
Suma, M. A. (t.t.-b). Teori dan Praktik Ijtihad di Negara Modern, Pengalaman Indonesia. UIN Syarif Hidayatullah.
Suma, M. A. (2009a). “Kedudukan dan Peran Hukum Islam di Negara Hukum Indonesia”, Makalah disampaikan pada Kuliah Umum dan Seminar Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Pontianak pada Tahun 2009.
Tim Penyusun. (2018). Pedoman Penulisan Tesis dan Disertasi. SPs UIN Jakarta.
Wahid, M., & Rumadi. (2001). Fiqh Madzhab Negara, Kritik Atas Politik Hukum Islam di Indonesia (1 ed.). LKiS.
Wahsil, I. (2016). Syariah dalam Konteks Negara Modern di Dunia Islam. 1.
Yusdani. (2006). Formalisasi Syariat Islam dan Hak Asasi Manusia di Indonesia. al-Mawardi, XVI.
Copyright (c) 2023 Suharta Suharta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

