Hajatan Pesta Pernikahan Perspektif Hadist Ekonomi: Dekadensi Nilai Moral dan Bayangan Hedonisme

  • Fina Mawadah Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro Lampung, Indonesia
  • Fuad Ashari Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro Lampung, Indonesia
  • Rohmad Hidayatullah Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro Lampung, Indonesia
  • Vivi Tisninghati Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro Lampung, Indonesia
  • Ely Saputri Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro Lampung, Indonesia
  • Muhamad Agus Mushodiq Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro Lampung, Indonesia
  • Didik Kusno Aji Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro Lampung, Indonesia
  • Ahmad Muslimin Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro Lampung, Indonesia
  • Yanuar Irawan Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro Lampung, Indonesia
Keywords: Hajatan Pesta Pernikahan, Walimatul Ursy, Hermeneutika Hadis

Abstract

Hajatan pesta Pernikahan merupakan subuah tradisi yang membudaya di Indonesia, berbagai macam persiapan dilakukan guna mempersiapkan serangkaian acara agar berjalan lancer dan tanpa kendala, Upaya itu dilakukan mulai dari persiapan materi, perlengkapan dan peratan, serta seperangkat hiburan yang terkadang melampui aturan tata tertib moral dan agama. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan ideal moral yang terkandung di dalam hadis walimatul urys perayaan hari pernikahan. Ideal moral tersebut dijadikan sebagai kacamata untuk melihat fenomena pesta pernikahan yang terjadi di Indonesia secara umum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori pisau analisis hermeneutika hadis Fazlur Rahman, Dimana hadis tentang walimatul ursy di kaji dari sisi linguistic, sosio historis, mengkonfirmasi dengan ayat al qur’an dan hadis-hadis lain, dan melakukan penelusuran data historis untuk menemukan ratio legis sebagai dasar perumusan ideal moral. Di mana hasil penelitian ini menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa terdapat pemisahan hukum antara pelaksaan walimatul ursy dengan hajatan pesta pernikahan itu sendiri. Pesta hajatan pernikahan tetap bisa disamakan dengan walimatul ursy sebagai wujud ikrar dan penghindaran fitnah, namun hal-hal yang bertentangan dengan aturan dan norma agama tentu juga tidak dapat di benarkan.

Kata Kunci:  Hajatan Pesta Pernikahan, Walimatul Ursy, Hermeneutika Hadis

References

Abubakar, A., Yuhasnibar, Y., & Jufrihisham, M. N. A. B. (2020). Hukum Walīmah Al- ‘Urs Menurut Perspektif Ibn Ḥazm Al-Andalusī. El-USRAH: Jurnal Hukum Keluarga, 2(2). https://doi.org/10.22373/ujhk.v2i2.7653

Al-Asqalani, I. H. (2008). Fathul Baari,Jilid 25. Jakarta: Pustaka Azzam.

Al-Bassam, A. b. A. (2013). Syarah Bulugul Maram. Jakarta: Pustaka Azzam.

Al-Bukhari, A. A. M. b. I. b. I. Shahih Bukhari, Kitab Nikah. Bairut: Daar El-Fikr.

al-Fauzān, Ṣ. b. F. b. A. (1423). Al-Mulakhkhash Al-Fiqhiyyah. Riyadh: Dār al- ‘Āṣimah.

Alma’arif, A. a. (2015). Hermeneutika Hadis Ala Fazlur Rahman. Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an Dan Hadis, 16(2), 243-264.

An-Nawawi, I. (2013). Syarah Shahih Muslim. Jakarta: Darus Sunnah Press.

Jamali, L. L., Zain, L., & Hasyim, A. F. (2016). Hikmah Walimah Al-‘Ursy (Pesta Pernikahan) Dengan Kehormatan Perempuan Perspektif Hadits. Diya Al-Afkar: Jurnal Studi Al-Quran Dan Al-Hadis, 4(2).

Kamal, A. M. (2007). Fiqih Sunnah Wanita 2. Jakarta: Pena Pundi Aksara.

Kusmidi, H. K. (2018). Konsep Sakinah, Mawaddah Dan Rahmah Dalam Pernikahan. EL-AFKAR : Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis, 7(2). https://doi.org/10.29300/jpkth.v7i2.1601

Mardiastuti, A. (2016). Syariat Makan Dan Minum Dalam Islam: Kajian Terhadap Fenomena Standing Party Pada Pesta Pernikahan (WalĪmatul ‘Ursy). Jurnal Living Hadis, 1(1). https://doi.org/10.14421/livinghadis.2016.1072

Masud, M., Hasanah, H., & Praptantya, D. B. S. E. (2021). Pecoten Tradisi Hajatan Pernikahan dengan Media Undangan Rokok Suku Madura Desa Pasak Piang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Balale' : Jurnal Antropologi, 2(1). https://doi.org/10.26418/balale.v2i1.46245

Mushodiq, M. A. (2020). Ideal Moral Hadis Muza> Ra’ Ah Dan Relevansinya Dengan Rkuhp Pidana Denda Ternak (Studi Analisis Hermeneutika Hadis Fazlur Rahman). UNIVERSUM: Jurnal KeIslaman dan Kebudayaan, 14(1).

Permana, I. (2021). Hadits Ahkam Ekonomi. Bumi Aksara.

Qibtiyah, M. a., Mahmudi, I., & Triningtyas, D. A. (2017). Pengaruh gaya hidup hedonisme dan pola asuh autoritatif terhadap penyiapan kehidupan berkeluarga pada remaja. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(2). https://doi.org/10.25273/counsellia.v7i2.1799

Romli, R., & Habibullah, E. S. (2018). Telaah Resepsi Pernikahan Adat Jawa Dalam Perspektif Hukum Islam. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 6(2), 177-190. https://doi.org/10.30868/am.v6i02.306

Saebani, B. A. (2009). Fiqh Munakahat 1. Bandung: Pustaka Setia.

Uliana, E., & Zafi, A. A. (2020). Pernikahan Adat Jawa dalam Perspektif Hukum Islam. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 8(2), 315-326. https://doi.org/10.30868/am.v8i02.745

Yunus, M., Muhammadun, M., Mahsyar, M., Abubakar, A., & Bahri S, A. (2022). Apropriasi Tradisi Mappanre Temme menjelang Pernikahan pada Masyarakat Bugis (Studi Living Quran). AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis, 6(1). https://doi.org/10.29240/alquds.v6i1.4296

Published
2021-12-30