Perempuan Kepala Keluarga dan Prinsip Kesetaraan Gender dalam Hukum Keluarga Indonesia

  • Tanty Ayu Nandiya Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Indonesia
  • Lilik Andaryuni Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Indonesia
Keywords: Perempuan Kepala Keluarga, Kesetaraan Gender, Prinsip Kesetaraan, Beban Ganda, Perlindungan Hukum

Abstract

Keluarga merupakan unit sosial fundamental yang idealnya mencerminkan prinsip kesetaraan dan keadilan, sebuah ideal yang didukung oleh kerangka Hukum Keluarga Indonesia. Namun, dinamika sosial dan ekonomi yang kompleks telah melahirkan fenomena Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), yaitu perempuan yang memikul tanggung jawab tunggal sebagai pencari nafkah utama dan pengelola rumah tangga. Meskipun mengambil peran sentral dalam ketahanan keluarga, kelompok ini seringkali menghadapi hambatan struktural dan sosial yang signifikan, termasuk diskriminasi ekonomi, beban kerja ganda, dan kurangnya pengakuan serta perlindungan sosial-hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ganda PEKKA dan mengeksplorasi implementasi prinsip kesetaraan gender dalam konteks kehidupan mereka. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi literatur, kajian ini menyoroti bahwa meskipun prinsip kesetaraan telah dijamin dalam konstitusi dan berbagai konvensi, PEKKA masih rentan terhadap ketidakadilan. Hasilnya menunjukkan bahwa pengakuan dan dukungan terhadap PEKKA, baik melalui kebijakan hukum maupun perubahan norma sosial, adalah kunci untuk mewujudkan kesetaraan gender yang sejati dalam masyarakat.

Published
2025-12-22