Pemahaman Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Lingkungan Religius di Era Society 5.0.
Abstract
LPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman orang tua terhadap PAI dalam membentuk lingkungan religius berbasis nilai yang adaptif di era Society 5.0. Penelitian dilakukan pada orang tua muslim di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan kriteria utama: beragama Islam, memahami ajaran agama secara mendasar, dan menjalankan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan metode kuantitatif. Sampel berjumlah 126 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket daring (Google Form) yang terdiri dari 7 butir pertanyaan teruji validitasnya melalui peer debriefing. Analisis data menggunakan persentase dasar untuk memetakan kecenderungan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua memiliki pemahaman yang baik terhadap PAI, sehingga mampu menciptakan lingkungan religius yang kondusif dan berkelanjutan, baik di ranah fisik maupun digital. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi orang tua, lembaga pendidikan, dan pemerintah dalam merancang strategi penguatan pemahaman PAI yang relevan dengan tantangan Society 5.0, guna membentuk keluarga yang berdaya dalam menciptakan religiusitas di kehidupan sehari-hari.
References
Annur, C. M. (2022). Kasus perceraian meningkat 53%, mayoritas karena pertengkaran.
Aprinawati, I. (2018). Penggunaan model peta pikiran (mind mapping) untuk meningkatkan pemahaman membaca wacana siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 2(1), 140–147.
Arif, K. M. (2020). Moderasi Islam (Wasathiyah Islam) perspektif Al-Qur’an, As-Sunnah serta pandangan para ulama dan fuqaha. Al-Risalah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 11(1), 22–43.
Arif, M. (2020). Pemahaman ajaran Islam dan implikasinya terhadap perilaku religius. Jurnal Studi Islam, 8(2), 112–125.
Basri, A. S. H. (2015). Fenomena tawuran antar pelajar dan intervensinya. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 12(1), 1–25.
BNN. (2020). Press release akhir tahun 2020; “Sikap BNN tegas, wujudkan Indonesia bebas dari narkoba.” Retrieved from https://bnn.go.id/press-release-akhir-tahun-2020/
Hamda, N. (2017). Masyarakat dan sosialisasi. ITTIHAD, 12(22), 107–115.
Harahap, N. S. (2021). Metode pendidikan akhlak dalam kitab Ayyuhal Walad karya Imam Al-Ghazali. IAIN Padangsidimpuan.
Hasanah, M., & Maarif, M. A. (2021). Solusi Pendidikan Agama Islam mengatasi kenakalan remaja pada keluarga broken home. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(1), 39–49.
Hidayah, B. (2017). Pengaruh pemahaman keagamaan terhadap ketaatan beragama pada mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Hidayah, N. (2017). Pemahaman Pendidikan Agama Islam dan pembentukan karakter religius. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1), 65–78.
Hotimah, N., & Yanto, Y. (2019). Peran orang tua dalam meningkatkan kecerdasan spiritual anak usia dini. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 1(2), 85–93.
Imam, F. (2015). Gambaran tingkah laku siswa dari keluarga harmonis siswa kelas VIII MTs. Sa Al-Ikhlash Mandala Rubaru Sumene. STKIP PGRI Sumenep.
Jempa, N. (2018). Nilai-nilai agama Islam. Pedagogik, 1(2), 101–112.
Kamaluddin, H. (2011). Bimbingan dan konseling sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(4), 447–454.
Kamil, I. (2021). Naik satu poin, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2021. Retrieved from https://nasional.kompas.com/read/2022/01/25/15431941/naik-satu-poin-indeks-persepsi-korupsi-indonesia-2021-jadi-38
Khairunnisa, A. (2013). Hubungan religiusitas dan kontrol diri dengan perilaku seksual pranikah remaja di MAN 1 Samarinda. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(3).
Khasinah, S. (2013). Hakikat manusia menurut pandangan Islam dan Barat. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 13(2).
Maimuna, W. (2020). Pengaruh dzikir lisan terhadap konsentrasi belajar siswa di MTs Hasyim Asy’ari Sukodono Sidoarjo. UIN Sunan Ampel Surabaya.
Malia, R. M., Akbar, M. Y. A., & Syariful, S. (2018). Ketahanan keluarga dan kontribusinya bagi penanggulangan faktor terjadinya perceraian. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 4(2), 129–135.
Muhammad Fauzi. (2016). Pemberian hukuman dalam perspektif pendidikan Islam. Al-Ibrah, 1(1), 36.
Munasiah, M. (2016). Pengaruh kecemasan belajar dan pemahaman konsep matematika siswa terhadap kemampuan penalaran matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 5(3).
Nandiarti, S. (2014). Kedewasaan anak ditinjau dari suasana keluarga yang demokratis dan jumlah anggota keluarga. Universitas Katolik Widya Mandala Madiun.
Nasution, R. H. (2014). Pola pendidikan agama Islam dalam keluarga di Desa Gunung Tua Julu Kecamatan Panyabungan Kota. IAIN Padangsidimpuan.
Nurhayati, I. (2014). Penerapan sistem pembelajaran “Fun & Full Day School” untuk meningkatkan religiusitas peserta didik di SDIT Al Islam Kudus. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 2(2).
Putra, D. (2016). Analisis proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 99–108.
Putra, D. R. (2016). Pengaruh tingkat pendidikan formal dan pemahaman agama Islam orang tua terhadap kecerdasan spiritual anak di Desa Tanjung Agung Kecamatan Seginim. Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan
Islam, 1(2).
Rahman, A. (2012). Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Islam: Tinjauan epistemologi dan isi-materi. Jurnal Eksis, 8(1), 2053–2059.
Rahmawati, E. (2016). Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam keluarga. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 201–213.
Rahmawati, U. (2016). Pengembangan kecerdasan spiritual santri: Studi terhadap kegiatan keagamaan di rumah tahfizqu Deresan Putri Yogyakarta. Jurnal Penelitian, 10(1), 97–124.
Rahmi, L. (2020). Peran guru bimbingan konseling dalam membina kedisiplinan siswa. My Campaign Journal, 2(1), 113.
Rakhmawati, I. (2015). Peran keluarga dalam pengasuhan anak. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 1–18.
Rangkuti, L. F., Sanusi, S. R., & Lutan, D. (2019). Penyakit ibu terhadap kejadian abortus imminens di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 3(1), 29–36.
Rini, I. P. (2017). Tingkat pendidikan anak nelayan Pantai Sadeng dilihat dari kondisi sosial ekonomi orang tua. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 6(3), 234–250.
Rivadah, M., Salsabila, U. H., Rosyid, M. A., Fajrul, M., & Haikal, F. (2020). Figur orang tua dalam pendidikan karakter anak perspektif Pendidikan Islam. Al-Musannif, 2(2), 139–152.
Rosdian, F. D. (2016). Studi deskriptif mengenai profil religiusitas pada siswa bermasalah di SMA PGII 2 Bandung.
S. Amran. (2013). Tren spiritualitas milenium ketiga. Banten: Ruhamah.
Saputra, A. (2021). LGBT yang makin meresahkan.
Supeno, H. (2013). Kriminalisasi anak. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Syahraeni, A. (2015). Tanggung jawab keluarga dalam pendidikan anak.
Ulwan, A. N. (1999). Tarbiyatul Aulad fil Islam. Jakarta: Pustaka Amani.
Wiartha, H. A. P. (2017). Peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam di Desa Winong Kalidawir Tulungagung.
Winkel, W. S. (2000). Bimbingan Konseling. Jakarta: Grasindo.

