Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Sejarah Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray di Kelas X C SMA Negeri 4 Palu
Abstract
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran Sejarah, khususnya di kelas X C SMA Negeri 4 Palu. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS). Subjek penelitian berjumlah 34 orang siswa pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan persentase ketercapaian keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa yang signifikan setelah diterapkannya model TSTS. Pada siklus I, keaktifan belajar siswa mencapai 47,05%, kemudian meningkat menjadi 82,35% pada siklus II. Peningkatan ini mencakup aspek keterlibatan siswa dalam diskusi, keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, serta antusiasme dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TSTS efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang dapat diterapkan guru Sejarah untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, partisipatif, dan bermakna.
References
Ba’in, A., Wahyudi, A., & Nuraini, L. (2020). Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Sejarah Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 27(1), 44–52.
https://ojs.unimal.ac.id/index.php/relativitas/article/view/13031
Burns, A. (2010). Doing Action Research in English Language Teaching: A Guide for Practitioners. New York: Routledge.
Fauziah, S., & Setyawan, A. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran IPS. Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosial, 10(2), 165–172.
https://journal.appisi.or.id/index.php/sosial/article/view/678
Hakim, M. A., & Utami, D. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 101–110.
Handayani, R., & Lestari, N. (2023). Analisis Efektivitas Model Two Stay Two Stray dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Interaktif, 6(2), 145–155.
Indrawati, S., & Kurniawan, D. (2022). Model Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Menengah. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 8(3), 202–210.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2005). Participatory Action Research: Communicative Action and the Public Sphere. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), The Sage Handbook of Qualitative Research (3rd ed., pp. 559–603). Thousand Oaks, CA: Sage.
Mesah, V., Wau, Y. B., & Mendrofa, R. (2023). Penerapan Model Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Biologi. Jurnal Inovasi Pendidikan, 13(1), 22–32.
https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jinop/article/view/13461
Rahmawati, D., & Prasetyo, H. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Sejarah di SMA. Jurnal Edukasi Sejarah, 11(2), 88–97.
https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edukasi/article/view/62923
Ramadhani, A., & Yunita, R. (2021). Pengaruh Penerapan Model TSTS terhadap Keaktifan Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 15(1), 33–40.
Sari, I. K., Suhardi, & Darmadi, H. (2024). Implementasi Model Kooperatif dalam Pembelajaran Sejarah Menggunakan Media Prezi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 3042–3050.
https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/26532
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sudjana, N. (2017). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Zaini, M., Corebima, A. D., & Rahayu, S. (2022). Meningkatkan Keterlibatan Kognitif dan Afektif Siswa dalam Pembelajaran Sejarah Melalui Model Problem Based Learning. Jurnal Pendidikan Humaniora, 10(1), 99–108.
https://journal.unesa.ac.id/index.php/jph/article/view/15351

