Netiquette dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Perwujudan Warga Digital yang Baik

  • Yayuk Hidayah Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Feriyansyah Feriyansyah Universitas Negeri Medan, Indonesia
Keywords: Netiquette, Pendidikan Kewarganegaraan, Perwujudan Warga Digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali, mengkaji, dan mengkonstruksi netiquette dalam perspektif Pendidikan Kewarganegaraan sebagai perwujudan warga digital yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode lybrary research, objek yang di kaji pada penelitian ini berasal dari buku, catatan, Jurnal, transkrip, laporan penelitian dan dokumen lain yang dapat ditemukan dan terkait dengan netiquette dalam perspektif Pendidikan Kewarganegaraan sebagai perwujudan warga digital yang baik. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yakni dengan dokumentasi, Analisis data dilakukan saat peneliti mulai mengumpulkan data, dengan cara memilah data untuk menjawab fokus penelitian. Keabsahan data menggunakan triangulasi teori. Hasil kajian menunjukan jika  netiquette dalam perspektif Pendidikan Kewarganegaraan sebagai perwujudan warga digital yang baik ialah dengan memperuat kohesi sosial online agar dapat membangun komunitas online yang sehat, positif, dan saling mendukung, serta meminimalkan tindakan yang merugikan orang lain atau masyarakat secara umum. Selain itu,  literacy digital dalam konsep netiquette dapat mewujudkan kesadaran global warga negara agar dapat berpartisipasi mengatasi isu global. Artikel ini menyimpulkan jika dengan menerapkan netiquette ini dalam kehidupan online akan dapat menjadi warga digital yang baik dan bertanggung jawab serta menghindari tindakan yang merugikan orang lain atau masyarakat secara umum.

Keywords: Netiquette, Pendidikan Kewarganegaraan, Perwujudan Warga Digital

References

Ade, S. (2021). Hasil Survei: Netizen Indonesia Paling Tidak Sopan Se-Asia Pasifik. indobalinews.pikiran-rakyat.com. Diambil dari https://indobalinews.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-882037923/hasil-survei-netizen-indonesia-paling-tidak-sopan-se-asia-pasifik

Asmar, A., Mariën, I., & Van Audenhove, L. (2022). No one-size-fits-all! Eight profiles of digital inequalities for customized inclusion strategies. New Media & Society, 24(2), 279–310. https://doi.org/10.1177/14614448211063182

Bhandari, B., Jain, C., & Sahu, A. K. (2021). Are Secondary Schools Imparting Digital Skills? An Empirical Assessment. Margin: The Journal of Applied Economic Research, 15(1), 73–100. https://doi.org/10.1177/0973801020976607

binus.ac.id. (2012). Netiquette. Diambil dari https://binus.ac.id/knowledge/2012/06/netiquette/

Damarjati, D. (2022). Nasionalisme Negatif Netizen Indonesia, Sungai Aare Jadi Korban Terbaru. detik.com. Diambil dari https://news.detik.com/berita/d-6102408/nasionalisme-negatif-netizen-indonesia-sungai-aare-jadi-korban-terbaru.

Fahmy, S. (2008). How Online Journalists Rank Importance of News Skills. Newspaper Research Journal, 29(2), 23–39. https://doi.org/10.1177/073953290802900203

Fahrimal, Y. (2018). Netiquette: Etika jejaring sosial generasi milenial dalam media sosial. Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan, 22(1), 69–78. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v22i1.82

Fahrimal, Yuhdi. (2018). NETIQUETTE: ETIKA JEJARING SOSIAL GENERASI MILENIAL DALAM MEDIA SOSIAL NETIQUETTE: THE ETHICS OF MILLENIAL-GENERATION SOCIAL NETWORKS IN SOCIAL MEDIA, 22, 69–78.

Feriyansyah. (2015). WARGA NEGARA DIGITAL SEBAGAI INSTRUMEN WARGA NEGARA GLOBAL (Penelitian Grounded Theory tentang Dampak Kemajuan TIK terhadap Praktik Kewarganegaraan). Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 24(1). https://doi.org/https://doi.org/10.17509/jpis.v24i1.1606

Feriyansyah, & Iqbal, M. (2020). PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR BERBASIS FILSAFAT PADA ANAK DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BELAJAR DI ERA DISRUPTIF YANG TIDAK MENENTU. Jurnal Sekolah, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.24114/js.v4i2.27798

Hadi, N. (2006). Etika Berkomunikasi di Dunia Maya dengan Netiquette. In Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika 2006 dengan tema “Trend Penelitian dan Pembelajaran Matematika di Era ICT.

Hidayah, Y., Fen, C. S., Suryaningsih, A., & Mazid, S. (2022). Promoting student participation skills through student organizations: a case study of student organizations in eight campuses in the Special Region Of Yogyakarta, Indonesia. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(2). https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jc.v19i2.53422

Hidayah, Y., Iskandar, R., Kusmayanti, I., & Saylendra, N. P. (2023). Building the character of unity through a STEAM approach in elementary schools. Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin, 1. https://doi.org/https://doi.org/10.52626/jg.v6i1.197

Hidayah, Y., Sapriya, Darmawan, C., & Malihah, E. (2020). Student Organizations as Voluntary Groups in Tertiary Education: Enculturation and Balancing Political Engagement for Indonesian Generation Z. The International Journal of Civic, Political, and Community Studies, 18(1).

Hidayah, Y., Simatupang, E., & Belladonna, A. P. (2022). Pembudayaan Nilai-nilai Pancasila dalam Konsep Etika Ruang Digital di Era Post-Pandemi. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 2(2).

Iswara, A. J. (2021). 6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang. Kompas.com. Diambil dari https://kmp.im/plus6%0ADownload aplikasi: https://kmp.im/app6

Kaun, A., & Forsman, M. (2022). Digital care work at public libraries: Making Digital First possible. New Media & Society, 14614448221104234. https://doi.org/10.1177/14614448221104234

Klausen, M. (2022). The Geomediatized Geographies of Marginalized Older Digital Citizens. Space and Culture, 12063312221090416. https://doi.org/10.1177/12063312221090417

Kohlberg, L. (1995). Tahap-tahap Perkembangan Moral, diterjemahkan oleh Drs. John de Santo dan Drs. Agus Cremers SVD. Yogyakarta: Kanisius.

Lickona, T. (1991). Educating for Character, Mendidik untuk Membentuk Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Livingstone, S., Mascheroni, G., & Stoilova, M. (2021). The outcomes of gaining digital skills for young people’s lives and wellbeing: A systematic evidence review. New Media & Society, 14614448211043188. https://doi.org/10.1177/14614448211043189

Marler, W., & Hargittai, E. (2022). Division of digital labor: Partner support for technology use among older adults. New Media & Society, 14614448211068436. https://doi.org/10.1177/14614448211068437

MediaIndoensia.com. (2022). Warga Digital Indonesia Dihadapkan pada Kesopanan. MediaIndoensia.com. Diambil dari https://mediaindonesia.com/teknologi/507925/warga-digital-indonesia-dihadapkan-pada-kesopanan

Mishra, K. E., Wilder, K., & Mishra, A. K. (2017). Digital literacy in the marketing curriculum: Are female college students prepared for digital jobs? Industry and Higher Education, 31(3), 204–211. https://doi.org/10.1177/0950422217697838

Morte-Nadal, T., & Esteban-Navarro, M. A. (2022). Digital Competences for Improving Digital Inclusion in E-Government Services: A Mixed-Methods Systematic Review Protocol. International Journal of Qualitative Methods, 21, 16094069211070936. https://doi.org/10.1177/16094069211070935

Pramborsfm.com. (2021). Microsoft sampai tutup kolom komentar, bukti nyata netizen indonesia tidak sopan? pramborsfm.com. Diambil dari https://www.pramborsfm.com/lifestyle/bukti-ganasnya-netizen-indonesia-microsoft-sampai-tutup-kolom-komentar

Price, L., Deville, J., & Ashmore, F. (2021). A guide to developing a rural digital hub. Local Economy, 36(7–8), 683–694. https://doi.org/10.1177/02690942221077575

Rafalow, M. H. (2021). Digital equality requires more than access. Phi Delta Kappan, 102(6), 26–29. https://doi.org/10.1177/0031721721998150

Reisdorf, B. C., & DeCook, J. R. (2022). Locked up and left out: Formerly incarcerated people in the context of digital inclusion. New Media & Society, 24(2), 478–495. https://doi.org/10.1177/14614448211063178

Schols, M., & de Haan, J. (2016). Teens @ Culture: The Online Communications of Dutch High School Teenagers on Popular and Highbrow Culture. YOUNG, 24(4), 271–289. https://doi.org/10.1177/1103308815619319

Spanakis, P., Wadman, R., Walker, L., Heron, P., Mathers, A., Baker, J., … Peckham, E. (2022). Measuring the digital divide among people with severe mental ill health using the essential digital skills framework. Perspectives in Public Health, 17579139221106400. https://doi.org/10.1177/17579139221106399

Sunarso, Sartono, K. E., & Dwikusrahmadi, S. (2016). Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tingi. Yogyakarta: UNY Press.

Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan landasan pendidikan kewarganegar-aan. Bandung: Alfabeta.

Winarno. (2012). KARAKTER WARGA NEGARA YANG BAIK DAN CERDAS. PKn Progresif, 7(1). Diambil dari https://media.neliti.com/media/publications/159625-ID-karakter-warga-negara-yang-baik-dan-cerd.pdf

Wiracarita.com. (2021). Instagram Jadi Media Sosial Pemicu “Cyberbullying” Tertinggi Halaman all. wiracarita.com. Diambil dari https://wiracarita.com/tekno/202103297945/instagram-jadi-media-sosial-pemicu-cyberbullying-tertinggi-halaman-all

Yunita, S., Jamaludin, J., & Feriyansyah. (2022). Citizenship Learning Through Self Organized Learning Environment on Students’ Learning Styles. Devotion Journal of Community Service, 3(11). https://doi.org/https://doi.org/10.36418/dev.v3i11.213

Published
2023-05-04