Perlindungan Hukum Tanah Wakaf yang Belum Bersertipikat dalam Mencegah Penguasaan oleh Ahli Waris dan Pihak Ketiga
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi perlindungan hukum terhadap tanah wakaf yang belum bersertipikat serta merumuskan rekonstruksi perlindungan hukum yang dapat mencegah penguasaan oleh ahli waris dan pihak ketiga. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum primer terdiri atas peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, sedangkan bahan hukum sekunder berupa buku, artikel jurnal, hasil penelitian, dan pendapat ahli. Bahan hukum dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif menggunakan penalaran deduktif serta penafsiran gramatikal, sistematis, dan teleologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah yang telah diwakafkan secara sah berubah menjadi benda wakaf sejak ikrar dilakukan dan tidak lagi menjadi bagian dari harta warisan. Namun, perlindungan hukum yang berlaku masih lemah karena sistem pendaftaran bersifat pasif, belum tersedia pencatatan sementara, pelaksanaan Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf dan isbat wakaf belum optimal, data antarlembaga belum terintegrasi, serta belum jelasnya ukuran iktikad baik pihak ketiga. Rekonstruksi perlindungan hukum perlu dilakukan melalui pendataan aktif, pencatatan sementara sejak adanya bukti awal wakaf, integrasi data antarlembaga, penyederhanaan legalisasi wakaf lama, penguatan kewajiban pemeriksaan oleh pihak ketiga, dan penyelesaian sengketa yang berorientasi pada pemulihan status serta fungsi tanah wakaf. Dengan demikian, kelemahan administrasi tidak boleh menghapus status wakaf yang dapat dibuktikan, dan negara harus menjamin perlindungan tanah wakaf secara preventif, terpadu, dan berkelanjutan.
References
Abon, M. A., Dantes, K. F., & Adnyani, N. K. S. (2022). Akibat Hukum Peralihan Hak Atas Tanah Waris Berdasarkan Pasal 20 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Jurnal Komunitas Yustisia, 5(3), 64–80.
Adinegoro, K. R. R. (2021). Perubahan Status Harta Benda Wakaf Berupa Tanah. Jurnal Pertanahan, 11(1). https://doi.org/10.53686/jp.v11i1.38
Ahyani, H., Mutmainah, N., Ahmad, M. Y., Lousada, S. A. N., Triswandani, Y., Rahman, E. T., Rozikin, O., Dunur’aeni,
M. A. E., Farid, D., Utama, S. M., & Ulummudin. (2024). Enhancing the Legal Protection of Waqf Assets in Banjar
City, West Java, Through Land Registration and Regulatory Awareness to Support the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGs). Journal of Lifestyle and SDGs Review, 5(2), e03989. https://doi.org/10.47172/2965-730X.SDGsReview.v5.n02.pe03989
Farhaniatussafana, S. S., Kuan, S. S., Utami, T., & Hartati, S. Y. (2026). Perlindungan Hukum Wakaf Produktif di Indonesia: Analisis Putusan Pengadilan Agama Pandeglang Nomor 405/Pdt. G/2023/PA. Pdlg. Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1(3), 20–30.
Islamy, S. R., Ariputri, A. A., Soegijanto, B., & Tanaya, W. D. (2023). Juridical Consequences and Legal Protection for Unregistered Waqf Land. LEGAL BRIEF, 12(1), 166–175. https://doi.org/10.35335/legal.v12i1.760
Komariah, U. (2014). Penyelesaian Sengketa Wakaf di Pengadilan Agama. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 3(2), 117–126.
Kustiana, S., Sulistyaningsih, P., Dakum, D., & Jaudah, T. M. (2024). Legal Protection of Land Assets of Waqf Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama in Magelang District. Ijtihad, 18(1).
https://doi.org/10.21111/ijtihad.v18i1.12484
Monaya, N., Rusli, R. K., & Khairi, I. (2026). Legal Protection of Waqf Land Status Against Civil Acts of Individual Nazhir in Lease and Loan Agreements. Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Keagamaan, 24(1), 541–554. https://doi.org/10.53515/alqodiri.v24i1.113
Mufti, T. I., Ilyas, I., & Adwani, A. (2025). Legal Protection of Waqf Land That Is Not Registered at the Land Office. International Journal of Law and Society, 2(3), 185–191. https://doi.org/10.62951/ijls.v2i3.690
Mukri Aji, A. (2012). Urgensi maslahat mursalah dalam dialektika pemikiran hukum Islam (Cetakan 2). Pustaka Pena Ilahi.
Munandar, M. H. (2021). Legal Protection of Uncertified Waqf Land in Indonesia. Nurani Hukum, 4(1), 1. https://doi.org/10.51825/nhk.v4i1.11235
Navisa, F. D., & Fatmawati, F. (2021). Legal Protection for Nadzir (Waqf Recipient) from Unregistered Waqf Land. Al-Iktisab: Journal of Islamic Economic Law, 5(2), 83. https://doi.org/10.21111/al-iktisab.v5i2.6249
Raditya, A. (2024). Peran Pemerintah Indonesia untuk Meningkatkan Perlindungan Hukum bagi Investor Asing Melalui Klausul Persetujuan Peningkatan dan Perlindungan Penanaman Modal (P4M) antara Indonesia - Singapura. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 4(4), 567–578. https://doi.org/10.38035/jihhp.v4i4.1992
Rochmah, Z., Solehoddin, S., & Miladiyanto, S. (2022). Peralihan hak atas tanah dengan perjanjian pengikatan jual beli berdasarkan SEMA No. 4 Tahun 2016. Jurnal Magister Hukum Perspektif, 13(2), 1–15.
Rusydiana, A. S., Hidayat, Y., Widiastuti, T., & Rahayu, S. S. (2020). Cash Waqf for Developing Islamic Economy: Case Study in Indonesia. Al-Uqud : Journal of Islamic Economics, 5(1), 43–59. https://doi.org/10.26740/al-uqud.v5n1.p43-59
Santoso, U. (2014). KEPASTIAN HUKUM WAKAF TANAH HAK MILIK. Perspektif, 19(2), 71.
https://doi.org/10.30742/perspektif.v19i2.10
Shofi, M. (2016). ANALISIS PRAKTIK DAN PENGELOLAAN WAKAF UANG MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 41 TAHUN 2004 TENTANG WAKAF. JURNAL SYARIKAH : JURNAL EKONOMI ISLAM, 2(2). https://doi.org/10.30997/jsei.v2i2.267
Syaifullah, H., & Idrus, A. (2019). Inovasi Pelayanan Wakaf Produktif Era Digital: Studi Kasus Di Yayasan Wakaf Bani Umar 2018. ZISWAF : Jurnal Zakat Dan Wakaf, 6(2), 114. https://doi.org/10.21043/ziswaf.v6i2.6415
Udjan, B. G. L., & Hermawan, A. (2024). The Effective Role of BPSK in Resolving Consumer Disputes in Accordance with UUPK: Legal and Theoretical Perspectives. Sultan Jurisprudence: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 4(1), 79. https://doi.org/10.51825/sjp.v4i1.24488
Wibisono, A., Mujiburohman, D. A., & Khasanah, D. D. (2025). Waqf Land Registration and Its Implications for Legal Certainty: A Case Study in Jember Regency. Marcapada: Jurnal Kebijakan Pertanahan, 4(2), 104–118. https://doi.org/10.31292/mj.v4i2.149
Yumarni, A., Nuraeni, A., & Rumatiga, H. (2023). Pengawasan Pengelolaan Tanah Wakaf Dalam Kewenangan KUA Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor dalam Pendekatan Konsep Kesejahteraan Sosial. Krtha Bhayangkara, 17(3), 657–672.
Copyright (c) 2026 Syamsul Rijal, Mawalid Istiqlal, Ardi Ardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

