Kedudukan Jaminan dalam Pembiayaan Syariah (Aplikasi pada Kafalah dan Rahn)

  • Yanuar Irawan Universitas Ma’arif Lampung, Indonesia
  • Didik Kusno Aji Nugroho Universitas Ma’arif Lampung, Indonesia
  • Ali Muhtarom Universitas Ma’arif Lampung, Indonesia
Keywords: Pembiayaan Syariah,, Rahn, Kafalah, Kedudukan Jaminan

Abstract

Sesuai dengan fungsinya, bahwa perbankan memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai penghimpun dana dan sebagai penyalur dana. Selain kedua fungsi itu (penghimpun dan penyalur), sebenarnya perbankan juga memiliki fungsi untuk membantu masyarakat dalam  meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Misalnya melalui dana tabaru’ atau dana sosial. konsep Kafalah dan rahn dalam aplikasi diperbankan syariah pada dasarnya diperbolehkan. Jika merlihat pada pembentukan norma, terdapat pergeseran norma dimana agunan dalam Pasal 8 UU No. 10 Tahun 1998 tidak disebutkan secara tegas, tetapi dinyatakan tersirat dalam penjelasan pasal. Penjelasan pasal tersebut jelas menunjukan kedudukan jaminan sebagai faktor terpenting dan harus ada sebagaimana dipahami dalam Pasal 1135 KUHPerdata, yang kemudian dijabarkan lebih lanjut dengan agunan pokok ataupun agunan tambahan. Keberadaan kewajiban agunan dalam perbankan syariah ini tidak mengadopsi konsepsi sebagaimana dalam konvensional. Hal ini muncul lebih dikarenakan melihat adanya prinsip rahn dan kafalah dalam Islam, kaidah usuliyah-fiqhiyah dan kaidah al-urf. Disamping itu, Bank umum atau bank Syariah lebih melihat pada keberadaan dana yang disalurkan merupakan dana masyarakat yang harus dikeluarkan secara hati-hati dengam pertimbangan resiko dan moral hazard, sehingga kebutuhan akan agunan ini menjadi salah satu dasar pemberian pembiayaan.

Kata Kunci:  Pembiayaan Syariah, Rahn, Kafalah, Kedudukan Jaminan

References

Andraini, F., & Nugraha, B. A. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Eksportir dan Importir dalam Transaksi Ekspor Impor Barang dengan Menggunakan L/C (Letter of Credit) Sebagai Alat Pembayaran. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 5(2), 1627-1646. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i2.3428

Antonio, M. S. i. (2001). Sistem dan Prosedur Operasional Bank Syari'ah. UII Press.

Apik Anitasari Intan, S. (2019). Perlindungan Hukum Bagi Nasabah Pembiayaan Dalam Penyaluran Dana Di Pt. Bank Mandiri Syariah Indonesia Kantor Cabang Purbalingga Dalam Lingkup Kajian Hukum Ekonomi Syariah Dan Hukum Perlindungan Konsumen. Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum dan Studi Islam, 1(2), 1-15. https://doi.org/10.56593/khuluqiyya.v1i2.29

Bakhri, S., & Alwi, M. (2021). Analisis Manajemen Risiko Likuiditas Dimasa Pandemi pada lembaga Keuangan Mikro Syariah. Tasharruf : Journal of Islamic Economics and Business, 2(1), 19-37. https://doi.org/10.55757/tasharruf.v2i1.75

Fitriani, I. L. (2017). Jaminan Dan Agunan Dalam Pembiayaan Bank Syariah Dan Kredit Bank Konvensional. Jurnal Hukum & Pembangunan, 47(1). https://doi.org/10.21143/jhp.vol47.no1.138

Harahap, M. Y. (2020). Pengikatan Jaminan Kebendaan dalam Kontrak Pembiayaan Muḍārabah sebagai Upaya Penyelesaian Sengketa Debitur Wanprestasi (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 272/K/AG/2015 tentang Pembiayaan Mudharabah). Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 14(1), 51-67. https://doi.org/10.24090/mnh.v14i1.2999

Hariwijaya, I. G. N. B. D., Budiartha, I. N. P., & Widia, I. K. (2020). Perjanjian Kredit Bank dengan Jaminan Borgtocht (Perorangan). Jurnal Konstruksi Hukum, 1(2), 340-345. https://doi.org/10.22225/jkh.2.1.2552.340-345

Hasibuan, N. H., Harahap, J., & Nasution, N. J. (2023). Implementasi Gadai (Rahn) Sawah Di Desa Sayur Mahincat Kecamatan Barumun Selatan Kabupaten Padang Lawas Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Journal of Islamic Economics and Finance, 1(4), 299-310. https://doi.org/10.59841/jureksi.v1i4.481

Hidayah, N., Azis, A., Mutiara, T., & Larasati, D. (2023). Sharia Banking Disputes Settlement: Analysis of Religious Court Decisions in Indonesia. Al-Risalah: Forum Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakatan, 23(1), 75-92. https://doi.org/10.30631/alrisalah.v23i1.1347

Kemenag. (2008). Al-Qur'an dan terjemahannya. Diponegoro.

Larasati, N. S. (2023). Pembuatan SOP Letter of Credit Pada Produk Trade Finance Bank Bjb Syariah. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(7), 1677-1696. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i7.329

Lestari, P. A., Asikin, Z., & Wisudawan, I. G. A. (2022). Kedudukan Penanggung Dalam Perkara Kepailitan. Commerce Law, 2(1). https://doi.org/10.29303/commercelaw.v2i1.1348

Marbun, R. M. (2022). Mengenal Prinsip Unconditional Pada Bank Dan Polis Surety Bond. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 6(4). https://doi.org/10.58258/jisip.v6i4.3890

Maulana, I. (2020). Aplikasi Akad Wakalah Dalam Letter of Credit Bank Syariah Mandiri. Jurnal Asy-Syukriyyah, 21(02), 175-193. https://doi.org/10.36769/asy.v21i02.117

Merliyana, S. J., Chotimah, O., Yulinda, S., Dinda, A. H., & Adlini, M. N. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974-980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Nelly, R. (2021). Wakalah, Kafalah Dan Hawalah. Juripol, 4(2), 228-233. https://doi.org/10.33395/juripol.v4i2.11138

Novida, I., & Dahlan, D. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masyarakat Berhubungan Dengan Rentenir. AGHNIYA: Jurnal Ekonomi Islam, 2(2). https://doi.org/10.30596/aghniya.v2i2.4837

Nurjaman, M. I., & Witro, D. (2021). Transformasi Akad Tabarru’ Menjadi Akad Mu’awadhat; Analisis Akad Hiwalah Dan Akad Kafalah Di Lembaga Keuangan Syariah. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 6(2). https://doi.org/10.24235/jm.v6i2.8748

Permana, I. (2021). Hadits Ahkam Ekonomi. Bumi Aksara.

Ramadanti, Z. A. (2022). Penerapan Akad Wakalah pada Sistem Letter of Credit Syariah. Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 5(2), 518-533. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v5i2.1202

Silvia Nur, F. (2020). Hukum Ekonomi Islam Dalam Akad Ijarah Dan Rahn (Islamic Economic Law in the Ijarah and Rahn Contracts). Qawãnïn Journal of Economic Syaria Law, 4(2), 193-208. https://doi.org/10.30762/q.v4i2.2471

Sriani, E., Hasan, F., & Ma'mun, S. (2023). Violation of Human Right for Collateral Fraud in Sharia Financial Institution Based on Fiduciary Guaranty Law and Rahn Law. JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah), 22(1). https://doi.org/10.31958/juris.v22i1.9157

Sriyanti, E., & Rahmayati, R. (2021). Analisa Implementasi Bank Garansi Pada Bank Muamalat Indonesia. Al-Amwal, 9(2), 175-184. https://doi.org/10.36341/al-amwal.v9i2.175

Suharto, T., & Sri, S. (2022). Analisis Jenis–Jenis Kontrak Dalam Fiqh Muamalah. Mumtaz : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 1(2), 93-104. https://doi.org/10.55537/mumtaz.v1i2.184

Utama, A. S. (2021). Digitalisasi Produk Bank Konvensional Dan Bank Syariah Di Indonesia. Jurnal Justisia : Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-undangan dan Pranata Sosial, 6(2). https://doi.org/10.22373/justisia.v6i2.11532

Winarsasi, P. A. (2020). Hukum Jaminan di Indonesia (Perkembangan Pendaftaran Jaminan Secara Elektronik). Jakad Media Publishing.

Yosi, M. (2021). Pelaksanaan Bank Garansi Sebagai Suatu Jaminan Proyek Pada Pembiayaan Proyek Pemerintah Di Provinsi Riau. Journal Equitable, 5(1), 68-88. https://doi.org/10.37859/jeq.v5i1.2465

Published
2022-06-23