Model Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren di MIN 2 Kota Makassar

  • Marwani Marwani Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar
  • Megawati A Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar
  • Kamaruddin Kamaruddin Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar
  • Markuna Markuna Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar

Abstract

This study aims to describe the character values developed at MIN 2 Makassar City, the implementation of character education, and the sidelines in implementing character education at MIN 2 Makassar City.This research use desciptive qualitative approach. The research subjects were principals, teachers, and students at MIN 2 Makassar City. The research used data learning techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Data analysis using steps of data reduction, data presentation, and withdrawal. The validity of the data used triangulation of data sources and techniques.The results showed that the character values developed in MIN 2 Makassar City were 13 characters, religious, honest, tolerant, disciplined, democratic, national spirit, love of land, respect for achievement, friendly, fond of reading, caring for the environment, social care, responsibility. The implementation of character education is carried out through the learning process, school regulations, and extracurricular implementation. There are problems in implementing character education in MIN 2 Makassar City, namely digital games, a poor home environment, some teachers who do not master children, the influence of TV viewing, and understanding students' characters.

Keyword: Implementation of character education, character values

References

Abdul Majid, Dian Andayani. (2011). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Agus wibowo. (2012). Pendidikan Karakter strategi Membangun Karajter bangsa Berperadapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ahmad Tafsir. (1991). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Asy’ari, Muhammad Hasyim. (2014). Pendidikan Karakter Khas Pesantren (diterjemahkan oleh Rosidin). Malang: Genius Media.

Cahyono, H., Suhono, S., & Khumairo, A. (2018). Pendidikan Karakter Bagi Pelaku Pedofilia (sebuah Strategi dalam Mengatasi Amoral). JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 3(1), 1-19.

Daulay, Hadiar Putra. (2007). Sejarah Pertumbuhan dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Depdiknas. (2003). Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Depdikbud.

Dharma Kesuma. (2011). Pendidikan Karakter; Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung:

PT Remaja Rosdakarya.

Doni Koesoema. (2007). Pendidikan Karakter. Jakarta: Kompas Gramedia.

E. Mulyasa. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Husni Rahim. (2001). Arah Baru Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. Lanny Octavia (2014). Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren. Jakarta: Rumah Kitab.

Kristiawan, M., Ahmad, S., Tobari, T., & Suhono, S. (2017). Desain Pembelajaran SMA Plus Negeri 2 Banyuasin III Berbasis Karakter Di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Jurnal Iqra': Kajian Ilmu Pendidikan, 2(2), 403-432.

Megawangi, Ratna. (2004). Pendidikan Karakter; Solusi yang Tepat Untuk Membangun Bangsa. Bogor: Indonesia Heritage Foundation.

Moleong, L. J. (2000). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.

Mujamil Qamar. (2002). Pesantren dari Tranformasi Metodologi Menuju Demokrasi Institusi. Jakarta: Erlangga.

Nafi, M. Dian dkk. (2007). Praktis Pembelajaran Pesantren. Yogyakarta: ITD Selasih.

Nasution S. (2006). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Nurlatifah. (2010). Nilai Moral Dalam Praktik Pendidikan Karakter di SDIT Luqman Hakim Internasional, Yogyakarta (SKRIPSI). Yogyakarta. UNY.

Purwanti. (2014). Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Pondok Pesantren dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Ali Maksum Yogyakarta. Yogyakarta (SKRIPSI). UIN Kalijaga Yogyakarta.

Rahardjo, M. Dawan. (1974). Pesantren dan Pembaharuan. Jakarta: LP3ES

Samsul Nizar. (2009). Sejarah Pendidikan Islam; Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasulullah Sampai Indonesia. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penulisan Ilmiah. Jakarta: Bina Aksara.

Suwendi. (2004). Sejarah dan Pemikiran Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grofindo Persada.

Syafutra, S., Montessori, M., & Suhono, S. (2021). Local Awareness in Making Social Integration of Society at Mendahara District. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 6(2), 278-292

Tuanaya, A. Malik. M. Thaha dkk. (2007). Modernisadi Pesantren. Jakarta: Balai Penelitian dan pengembangan Agama.

Wahjoetono. (1997). Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Jakarta: Gema Insani Press.

Wahyuningsih. (2011). Pelaksanaan Pendidikan Karakter di SD Negeri Glagah, Umbulharjo, Yogyakarta (SKRIPSI). Yogyakarta. UNY.

Zamakhsyari Dhafier. (1982). Tradisi Pesantren, Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

Published
2020-06-29