Nilai Pendidikan Kerakter dalam Perpsektif Al-qur’an (Kajian Q.S Luqman Ayat 12-19)

  • Muh Natsir Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar
  • Aryandi Sudika Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar
  • Mukhsin Mukhsin Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqon Makasar

Abstract

Character education is a habit. The habit of doing good, habituation of respecting others, habituation of being honest, habituation not to be lazy, habituation of respecting time, and so on. All of that must be trained seriously and proportionately in order to achieve the ideal form and strength. In the Al-Qur ‟an Surat Luqman verses 12-19 there is character education that can be used as an example for parents and educators on how to instill good character in childrenThis research is a library research or library research. The data is obtained through literature sources (Libarary Research), namely literature review through literature. The approach used in analyzing this research used the semantic approach of Toshihiko Izutsu, namely word relational analysis and historical analysis. Based on the research conducted, it was found that there are conclusions regarding the character values contained in the Al-Qur ‟an Surat Luqman verses 12-19, namely: First, education of faith; second, worship education; third, moral education in the family; fourth, moral education in the environment; and lastly, personality education that every human being must have.
Keyword: Character Education, Surah Luqman

References

Abdul Majid, Dian Andayani. (2011). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Agus wibowo. (2012). Pendidikan Karakter strategi Membangun Karajter bangsa Berperadapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ahmad Tafsir. (1991). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Asy’ari, Muhammad Hasyim. (2014). Pendidikan Karakter Khas Pesantren (diterjemahkan oleh Rosidin). Malang: Genius Media.

Cahyono, H., Suhono, S., & Khumairo, A. (2018). Pendidikan Karakter Bagi Pelaku Pedofilia (sebuah Strategi dalam Mengatasi Amoral). JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 3(1), 1-19.

Daulay, Hadiar Putra. (2007). Sejarah Pertumbuhan dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Depdiknas. (2003). Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Depdikbud.

Dharma Kesuma. (2011). Pendidikan Karakter; Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Doni Koesoema. (2007). Pendidikan Karakter. Jakarta: Kompas Gramedia.

E. Mulyasa. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Husni Rahim. (2001). Arah Baru Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Kristiawan, M., Ahmad, S., Tobari, T., & Suhono, S. (2017). Desain Pembelajaran SMA Plus Negeri 2 Banyuasin III Berbasis Karakter Di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Jurnal Iqra': Kajian Ilmu Pendidikan, 2(2), 403-432.

Lanny Octavia. (2014). Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren. Jakarta: Rumah Kitab.

Megawangi, Ratna. (2004). Pendidikan Karakter; Solusi yang Tepat Untuk Membangun

Bangsa. Bogor: Indonesia Heritage Foundation.

Moleong, L. J. (2000). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.

Mujamil Qamar. (2002). Pesantren dari Tranformasi Metodologi Menuju Demokrasi Institusi. Jakarta: Erlangga.

Nafi, M. Dian dkk. (2007). Praktis Pembelajaran Pesantren. Yogyakarta: ITD Selasih. Nasution S. (2006). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Nurlatifah. (2010). Nilai Moral Dalam Praktik Pendidikan Karakter di SDIT Luqman Hakim Internasional, Yogyakarta (SKRIPSI). Yogyakarta. UNY.

Purwanti. (2014). Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Pondok Pesantren dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Ali Maksum Yogyakarta. Yogyakarta (SKRIPSI). UIN Kalijaga Yogyakarta.

Rahardjo, M. Dawan. (1974). Pesantren dan Pembaharuan. Jakarta: LP3ES

Samsul Nizar. (2009). Sejarah Pendidikan Islam; Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan

Era Rasulullah Sampai Indonesia. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penulisan Ilmiah. Jakarta: Bina Aksara.

Suwendi. (2004). Sejarah dan Pemikiran Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grofindo Persada.

Tuanaya, A. Malik. M. Thaha dkk. (2007). Modernisadi Pesantren. Jakarta: Balai Penelitian dan pengembangan Agama.

Wahjoetono. (1997). Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Jakarta: Gema Insani Press.

Wahyuningsih. (2011). Pelaksanaan Pendidikan Karakter di SD Negeri Glagah, Umbulharjo, Yogyakarta (SKRIPSI). Yogyakarta. UNY.

Zamakhsyari Dhafier. (1982). Tradisi Pesantren, Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

Published
2020-06-29