Pelaksanaan Ekstrakurikuler Keagamaan Dalam Mengoptimalkan Potensi Membaca Al-Quran Peserta Didik Kelas 1 Dan 2 Di Uptd Sdn 167 Samaenre

  • A Kamaria Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar, Indonesia
  • Sampara Palili Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar, Indonesia
  • Sakkirang Mappatunru STAI Al-Furqan Makassar, Indonesia
Keywords: Ekstrakurikuler, Keagamaan, Membaca Al-Quran, Peserta Didik, UPTD SDN 167 Samaenre

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan dalam mengoptimalkan potensi membaca Al- Quran pada peserta didik kelas 1 dan 2 di UPTD SDN 167 Samaenre. Kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi Al-Quran di kalangan siswa. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya program ekstrakurikuler ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Quran siswa, di mana sekitar 75% siswa mengalami kemajuan dalam membaca setelah mengikuti kegiatan tersebut.Melalui pelaksanaan ekstrakurikuler, siswa tidak hanya diajarkan cara membaca Al- Quran, tetapi juga pembinaan akhlak secara spontan. Hal ini penting untuk membentuk karakter dan moral siswa, sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan pada pembentukan akhlak mulia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang aktif dalam ekstrakurikuler keagamaan memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam membaca Al-Quran dibandingkan dengan siswa yang tidak terlibat. Penelitian ini juga menemukan bahwa metode pembelajaran yang digunakan, seperti pembelajaran berbasis kelompok dan penggunaan media, meningkatkan minat siswa dalam belajar membaca Al-Quran. Dengan demikian, ekstrakurikuler keagamaan di UPTD SDN 167 Samaenre tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga sebagai wadah untuk pengembangan karakter dan kecintaan terhadap agama.

References

Abdul Majid dan Dian Andayani, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005), h. 134.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.

Brusilovsky, P., & Milla´n, E. (2007). User Modeling 2007: 11th International Conference, UM 2007. Springer.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Daniel L. Stufflebeam, Evaluation Model CIPP: Context, Input, Process, Product (New York: Kluwer Academic Publishers, 2003), h. 28.

Denzin, N. K. (1978). The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods. New York: McGraw-Hill.

Eccles, J. S., & Harold, R. D. (1993). Family Involvement in Children's and Adolescents' Schooling. In Family-School Links: How Do They Affect Educational Outcomes? (pp. 3-34). Routledge.

Hasan, A. (2020). Pengaruh Media Pembelajaran terhadap Minat Belajar Siswa.

Jurnal Pendidikan Dasar, 5(2), 45-58.

Hidayati, S. (2023). Media Interaktif dalam Pembelajaran Al-Qur'an. Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(1), 23-30.

Kemdikbud. (2021). Laporan Nasional Pendidikan Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Bumi Aksara, 2003), h. 210.

M. Quraish Shihab, Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat (Bandung: Mizan, 1996), h. 57.

Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2001), h. 87.

Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012), h. 123.

Piaget, J. (1971). The Theory of Stages in Cognitive Development. In Cognitive Development (pp. 1-11). McGraw-Hill.

Rahardjo, S. (2020). Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Al-Qur'an.

Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45-56.

Rahman, M. (2022). Efektivitas Pengajaran Tajwid pada Siswa SD. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(3), 112-120.

Sardiman A.M., Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011), h. 155.

Sari, R. (2021). Pembelajaran Kolaboratif dalam Pendidikan Agama. Jurnal Penelitian Pendidikan, 7(4), 78-85.

Supriyadi, A. (2021). Pengaruh Ekstrakurikuler Keagamaan terhadap Minat Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 123-134.

Tim Penyusun Depdiknas, Panduan Pengembangan Diri Peserta Didik (Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, 2007), h. 22.

UNESCO, Learning: The Treasure Within – Report to UNESCO of the International Commission on Education for the Twenty-first Century (Paris: UNESCO Publishing, 1996), h. 85.

Published
2025-12-31