Integrasi Bimbingan Penyuluhan Islam dan Psikologi: Kajian Literatur tentang Penguatan Regulasi Emosi dan Kesejahteraan Mental di Era Digital

  • Asmarani Majid Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar, Indonesia
  • Muh Khumaidi Ali Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar, Indonesia
  • Nahariah Nahariah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
Keywords: Bimbingan Penyuluhan Islam, Psikologi, Regulasi Emosi, Spiritualitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi antara Bimbingan Penyuluhan Islam dan psikologi dalam memperkuat regulasi emosi serta kesejahteraan mental di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terbaru yang relevan dengan tema integrasi psikologi dan spiritualitas Islam. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menelaah konsep, teori, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara pendekatan psikologi dan nilai-nilai Islam mampu memberikan penguatan yang lebih komprehensif dalam regulasi emosi. Konsep seperti sabar, tawakal, dan dzikir memiliki peran signifikan dalam menurunkan kecemasan, meningkatkan ketenangan batin, serta memperkuat kontrol diri. Selain itu, pendekatan Bimbingan Penyuluhan Islam berkontribusi dalam membentuk kesadaran spiritual yang berdampak positif terhadap kesejahteraan mental. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model konseling integratif berbasis neuropsikospiritual sebagai pendekatan alternatif dalam menghadapi tantangan psikologis di era digital.ini bertujuan untuk mengkaji integrasi antara Bimbingan Penyuluhan Islam dan psikologi dalam memperkuat regulasi emosi serta kesejahteraan mental di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terbaru yang relevan dengan tema integrasi psikologi dan spiritualitas Islam. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menelaah konsep, teori, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara pendekatan psikologi dan nilai-nilai Islam mampu memberikan penguatan yang lebih komprehensif dalam regulasi emosi. Konsep seperti sabar, tawakal, dan dzikir memiliki peran signifikan dalam menurunkan kecemasan, meningkatkan ketenangan batin, serta memperkuat kontrol diri. Selain itu, pendekatan Bimbingan Penyuluhan Islam berkontribusi dalam membentuk kesadaran spiritual yang berdampak positif terhadap kesejahteraan mental. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model konseling integratif berbasis neuropsikospiritual sebagai pendekatan alternatif dalam menghadapi tantangan psikologis di era digital.

References

Amin, S. M. (2016). Bimbingan dan konseling Islam. Jakarta: Amzah.

Arifin, M. (2015). Pokok-pokok bimbingan dan penyuluhan agama. Jakarta: Bulan Bintang. Az-Zahrani, M. A. (2019). Konseling terapi Islam. Jakarta: Gema Insani.

Bawden, D., & Robinson, L. (2022). Information overload and mental stress. Journal of Information Science, 48(2), 123–135.

Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.

Daradjat, Z. (2016). Kesehatan mental. Jakarta: Gunung Agung.

Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–

https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781

Hawari, D. (2017). Manajemen stres, cemas, dan depresi. Jakarta: FKUI Press

Koenig, H. G. (2018). Religion and mental health: Research and clinical applications. Academic Psychiatry, 42(3), 389–395. https://doi.org/10.1007/s40596-017-0705-9

Kross, E., et al. (2021). Social media and well-being: Pitfalls and progress. Trends in Cognitive Sciences, 25(1), 55–66.

Meshi, D., Tamir, D. I., & Heekeren, H. R. (2020). The emerging neuroscience of social media. Nature Reviews Neuroscience, 21(6), 356–368.

Mujib, A., & Mudzakir, J. (2017). Nuansa-nuansa psikologi Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Najati, M. U. (2018). Psikologi dalam Al-Qur’an: Terapi Qur’ani dalam penyembuhan gangguan kejiwaan.

Bandung: Pustaka Setia.

Nasr, S. H. (2020). Islamic spirituality: Foundations. New York, NY: Routledge. Nata, A. (2016). Akhlak tasawuf dan karakter mulia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Pargament, K. I. (2017). Spiritually integrated psychotherapy. New York, NY: Guilford Press. Rahman, F. (2019). Islam and modernity. Chicago, IL: University of Chicago Press.

Seligman, M. E. P. (2018). Flourish. New York, NY: Free Press.

Sutoyo, A. (2017). Bimbingan dan konseling Islami: Teori dan praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Twenge, J. M. (2021). Digital media use and mental health: A review. Clinical Psychological Science, 9(1),

–10.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2018). Landasan bimbingan dan konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Published
2026-07-21