Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Bagi Peserta Didik Di Era Digital: Studi di Madrasah Ibtidaiyah Madani Alauddin Kabupaten Gowa
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dalam menghadapi tantangan era digital di Madrasah Ibtidaiyah Madani Alauddin Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menggali pengalaman para guru, kepala madrasah, dan siswa dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam praktik pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis dokumen yang berkaitan dengan implementasi pendidikan karakter di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter diimplementasikan melalui empat tahap utama, yaitu tahap persiapan, implementasi, tantangan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, madrasah mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Bugis-Makassar seperti Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalebbi (saling menghargai), Sipakainge (saling mengingatkan dalam kebaikan), Abbulo Sibatang (gotong royong dan persatuan), serta Siri' na Pacce (harga diri dan solidaritas sosial) ke dalam kebijakan kelembagaan, kurikulum, serta pedoman etika digital. Tahap implementasi dilakukan melalui pembelajaran terintegrasi di kelas, kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, proyek literasi digital, pembiasaan keagamaan, serta praktik sosial berbasis komunitas. Namun demikian, berbagai tantangan masih ditemukan, antara lain tingginya ketergantungan siswa terhadap gawai, kesenjangan literasi digital antara guru dan siswa, keterbatasan pengawasan orang tua, serta kendala infrastruktur teknologi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tanggung jawab, empati, disiplin, dan kesantunan digital siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal Bugis-Makassar dengan literasi digital mampu memperkuat identitas budaya dan kesadaran moral siswa di era digital. Pendidikan karakter yang efektif memerlukan kolaborasi sistemik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menjamin keberlanjutan pembentukan karakter generasi muda.
References
Aopmonaim, N. H., Ashari Usman, & Panca, I. G. (2026). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS sebagai Upaya Mengatasi Krisis Moral Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(1), 125–132.
Ashri Hidayati, Achmad Saefurrijal, Iskandar Mirza, & Yefi Ardyanti. (2024). Dimensi Etika dalam Pendidikan Berbasis Al-Qur’an: Pengembangan Karakter dan Pembentukan Moral dalam Mengatasi Perundungan di Kalangan Pelajar Muslim. An-Nida: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 29–43. https://doi.org/10.30999/an-nida.v13i1.3436
Aulia, H., Fallah, H. A., Rahmah, A., Aulia, D., Nuraini, L., Azkabillah, I., Rahmawati, R., & Fatkhurrohman, M. (2025). Konseptualisasi Metodologi Conscientization dalam Filsafat Pendidikan Paulo Freire. Indonesian Journal of Education Philosophy Studies, 1(1), 1–21.
Febrianti, R., Saputri, L., Nuraini, R., Amanda, S., Mulia, S., Salsabila, S., Rachelia, N., Karamoy, E., & Maryati, S. (2026). Etika dan Keamanan Siber dalam Pembelajaran Digital: Solusi Preventif terhadap Dampak Negatif Internet bagi Siswa. Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 6(2), 690–702. https://doi.org/10.67142/edutik.v6i2.334
Khamalah, N. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter di Madrasah. Jurnal Kependidikan, 5(2), 200–215. https://doi.org/10.24090/jk.v5i2.2109
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. In Rineka Cipta.
Lickona, T. (1992). Educating for Character: How Our Schools can Teach Respect and Responsibility. Bantam.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2013). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3/E. Sage publications.
Muslich, M. (2022). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Bumi Aksara.
Priyatna, M. (2022). PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL. In Jurnal Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam.
R.I, E. W., Farhanillah, N., & Affandi, A. (2025). Evaluasi Pembelajaran Karakter di Sekolah. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(9), 11062–11071. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i9.9230
Samani, M. (2019). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. PT REMAJA ROSDAKARYA BANDUNG.
Saputra, R., Hasanah, N., Azis, M., Ardiansyah Putra, M., & Armayadi, Y. (2024). Peran Seni Dalam Mempertahankan Identitas Budaya Lokal Di Era Modern. Besaung : Jurnal Seni, Desain Dan Budaya, 9(2), 183–195.
Trisnani, E. E., Mariyam, S., & Sari, N. E. D. P. (2025). Mengenal Perkembangan Anak Sebagai Peserta di Madrasah: Kajian Holistik Aspek Fisik, Kognitif, Sosial-Emosional, dan Spiritual. El-Banat Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 15(2), 730–748. https://doi.org/https://doi.org/10.54180/elbanat.2025.15.2.730-748
WISDOM, L. G. D. A. N. L. (2022). Buku Ajar Kearifan Lokal Daerah Sumatera Selatan. Bening Media Publishing.

