Integration of the Culture of Nuhdlatul Ulama and Muhammadiyah Culture in Learning Curriculum (Multicase Study at SMP Ma'arif 1 Kebumen and SMP Muhammadiyah 2 Kebumen)

  • Feli Ardiansah Universitas Islam Negeri Salatiga, Indonesia
  • Budiyono Saputro Universitas Islam Negeri Salatiga, Indonesia
Keywords: Learning Curriculum, Islamic Curriculum Education, Islamic Education

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui secara jelas tentang pola integrasi kultur organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama dalam pembentukan kurikulum pembelajaran di SMP Ma’arif 1 Kebumen dan pola integrasi kultur organisasi masyarakat Muhammadiyah dalam pembentukan kurikulum pembelajaran di SMP Muhammadiyah 2 Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode interelasi dan etnografi dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data di antaranya adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa pola integrasi SMP Ma’arif 1 kebumen dan SMP Muhammadiyah 2 Kebumen dengan kultur organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa kultur ormas yang dikemas dalam kurikulum pembelajaran di masing-masing lembaga dengan teknik tertentu. Adapun detail hasil penelitian secara lebih lanjut dapat dikaji dalam pembahasan selanjutnya.

Kata Kunci : Learning Curriculum, Islamic Curriculum Education, Islamic Education

References

Abidin, A. M. (2019). Penerapan Pendidikan Karakter Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Melalui Metode Pembiasaan. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12 (2)

Ahmad Baso. (2015). Agama NU untuk NKRI (Jakarta: Pustaka Afid.

Alfian, (1989). Muhammadiyah: the political behaviour of a Moslim modernist organization under Dutch colonialism. Bandung: Gadjah Mada University Press

Ardi Hamzah, Model Pengembangan Kurikulum Dan Strategi Pembelajaran, E Journal; DOAJ.org

Hayat, (2013). “Pendidikan Islam dalam Konsep Prophetic Intelligence”, Jurnal Pendidikan Islam 2 (2)

Hugh Miall, dkk. (2002). Resolusi Damai Konflik Kontemporer: Menyelesaikan, Mencegah, Mengelola, dan Mengubah Konflik Bersumber Politik, Sosial, Agama dan Ras.Edisi terjemahan. Jakarta: RajaGrafindo Persada

Imron Mustofa. (2018). KH. Ahmad Dahlan Si Penyantun. Yogyakarta; DIVA Press.

John W Creswell. (2010). Research Design Pendekatan Kualitatif, kuantitatif, Dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Kamus Besar Bahasa Indonesia Online

Muttaqin. (2017). “Pemikiran Dan Manajemen Pendidikan Nu Dan Muhammadiyah”. Jurnal: Nur El-Islam, 2 (1)

Muhammad Munib. (2011). Islam dan Hak Asasi Manusia Dalam Pandangan Nurcholish Madjid, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Nana Syaodih Sukmadinata. (2013). Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nidawati. 2021). “Hakikat Kurikulum Pendidikan Islam”, Jurnal Mudarrisnna, 2(1)

Nurdyansyah, N., & Fahyuni, E. F. (2013). Inovasi model pembelajaran sesuai kurikulum 2013.

Supriatna, E. (2017). Pemikiran KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Ahmad Dahlan Tentang Tujuan dan Materi Pendidikan. E-Jurnal Pendidikan Mutiara, 2(1),

Sani, R. A. (2013). Inovasi pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (Bandung: Citra Umbara, 2003), 7

Wibowo. (2010). Budaya Organisasi (Sebuah Kinerja Untuk Meningkatkan Kinerja Jnagka Panjang), (Jakarta; PT Raja Grafindo Persada

Zainal Arifin. (2014). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum, Bandung; PT. Remaja Rosdakarya

Zuly Qodir. (2010). Muhammadiyah studies: reorientasi gerakan dan pemikiran abad kedua. Yogyakarta: Kanisius.

Published
2023-04-19